Oleh : Saby Kosay 

Editor  : Ida Bastian


Portalindo.co.id, Pemekaran wilayah adalah pemecahan provinsi atau kabupaten/kota menjadi 2 atau lebih. Ada beberapa wilayah di Indonesia yang akan dimekarkan. Masyarakat mendukung penuh pemekaran wilayah karena bisa mempercepat pembangunan di segala bidang.

Pernahkah Anda sadar saat ini ada lebih banyak kota, kabupaten, dan provinsi di Indonesia? Semua ini merupakan hasil dari pemekaran wilayah, yang memang memiliki tujuan positif, demi kemakmuran rakyat. Misalnya jika dulu hanya ada Provinsi Papua (yang sebelumnya bernama Irian Jaya) maka saat ini ada Provinsi Papua Barat dan Papua.

Papua akan dimekarkan kembali sehingga total ada 6  provinsi, yakni Papua selatan, Papua tengah, Papua pegunungan tengah, dan Papua Tabi Saireri. Guspardi Gaus, Anggota Komisi II DPR RI menyatakan kesetujuannya terhadap pemekaran wilayah Papua. Penyebabnya karena sesuai dengan UU nomor 2 tahun 2021 tentang otonomi khusus. Hal ini merupakan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan di Papua.

Masyarakat setuju akan pemekaran di Bumi Cendrawasih karena memang amat diperlukan, karena makin banyak provinsi maka makin banyak pula dana dari pusat yang diberikan, melalui anggaran otonomi khusus maupun APBD (anggaran pendapatan belanja daerah). Jika makin banyak uang yang masuk maka makin banyak pula pembangunan di Papua, dan akan memakmurkan masyarakat. Mobilitas rakyat juga makin mudah.

Selain itu, ketika ada pemekaran wilayah Papua, akan mempermudah untuk administrasi. Masyarakat tak perlu jauh-jauh ke ibu kota provinsi, karena jaraknya lebih dekat. Wilayah Papua amat luas, sehingga jika ada hanya 2 provinsi, akan menyusahkan warga untuk pergi ke kantor dinas atau pusat pemerintahan provinsi, terutama bagi mereka yang ada di daerah terpencil.

Selain di Papua, di Bogor juga akan dimekarkan lagi. Rencananya, Kabupaten Bogor akan dimekarkan jadi Kabupaten Bogor Timur. Bupati Bogor Ade Yasin menyetujui pemekaran wilayah ini. Menurutnya, wilayah Bogor terlalu besar untuk jadi 1 kabupaten dan akhirnya disepakati untuk membuat daerah otonomi baru.

Ade Yasin menambahkan, pemekaran wilayah di Kabupaten Bogor akan meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan meningkatkan potensi, serta memudahkan masyarakat. Selain itu, pemekaran juga akan mensejahterakan masyarakat. Dalam artian, jika ada kabupaten baru maka pelayanan administratif akan makin dekat dan memudahkan warga sipil dalam pengurusan surat-surat penting.

Masyarakat juga mendukung pemekaran wilayah di Kabupaten Bogor. Jika ada pemekaran wilayah, akan meningkatkan potensi, karena bisa jadi di 1 kabupaten ada potensi yang masih tersembunyi. Ketika ada daerah otonomi baru maka otomatis mendapatkan dana APBD dan bisa digunakan untuk memperbesar potensi tersebut, sehingga bisa meningkatkan pendapatan daerah.

Masyarakat mendukung pemekaran wilayah karena tujuannya amat baik, karena bisa berdampak positif untuk rakyat. Selain untuk mempermudah pelayanan publik dan memperbesar potensi daerah, maka ada beberapa tujuan lain. Pertama, untuk memudahkan mobilitas warga. Jika ada daerah yang dimekarkan maka ada dana untuk memperbaiki serta membuat infrastruktur, sehingga ada jalan yang mulus dan mempermudah pergerakan masyarakat.

Manfaat pemekaran wilayah yang selanjutnya adalah memeratakan pembangunan. Jika da provinsi atau kota/kabupaten baru, maka akan dibangun tak hanya kantor pemerintahan, tetapi juga gedung lain. Misalnya kantor pos, kantor administrasi, Gedung DPRD, dan ada pula jembatan dan fasilitas lain. Sehingga kehidupan rakyat makin dipermudah.

Pemekaran wilayah di beberapa daerah di Indonesia amat didukung oleh masyarakat karena memang bermanfaat. Pertama untuk mempermudah pelayanan administrasi dan memeratakan pembangunan. Pemekaran wilayah juga bisa membuat rakyat sejahtera karena dana APBD yang diberi makin besar, untuk kemasalahatan masyarakat.


)* Penulis adalah Mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta