PORTALINDONEWS.COM, JOMBANG - Sabtu (27/0/221) Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH berserta rombongan lakukan kunjungan kerja di Kabupaten Jombang salah satunya melakukan panen raya di desa Kedungrejo kecamatan Megalu.



Bupati bersama Forkopimda, Wakil Bupati Jombang, Staf Ahli, Asisten dan Kepala OPD terkait mendampingi kunjungan sehari bersama Mentan RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, yang diawali singgah di Ndalem Kasepuhan Tambak Beras bersilaturahmi. Selanjutnya menuju Gedung Serba Guna Tambakberas menghadiri Acara Wisuda Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA).



Menteri Pertanian R.I, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH dalam orasi ilmiahnya menyampaikan tentang “Kebijakan Pembangunan Pertanian di Era Teknologi Digital”.


Menteri yang perjalanan karirnya pernah menjadi Kepala Desa, Camat, juga Kepala Daerah ini memberikan energi positif bagi kaum intelektual muda milenial untuk mau bergerak, berinovasi, kreatif.


“Melangkahlah dengan Planning, Management, Attitude, Atensi yang besar, agar memiliki skill sebagai Agropreneur yakni Enterpreneural skill, Technical Skill, Management skill,” tandasnya.


Mentan RI, juga berpesan agar para wisudawan menjadi kaum muda intelektual milenial yang tetap santun, hormat dan taat pada orang tua dan gurunya, harus mampu menjadi teladan bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain.


“Jangan muda menyerah, jangan hanya ikut arus, namun bergeraklah berjuang untuk melakukan perubahan yang jauh lebih baik,” ujarnya.


Setelah dari Wisuda UNWAHA Mentan bergeser ke Pendopo Kabupaten Jombang, Memberikan motivasi kepada petani generasi milinial.

Hal serupa juga disampaikan Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo saat bertemu Petani Muda Milenial di Pendopo Pemkab Jombang. Saat memberikan pengarahan pada BIMTEK yang diikuti Petani Muda Milenial.


Usai dari Pendopo Kabupaten Jombang, Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, dan rombongan melaksanakan Panen Raya Padi serta menyerahkan bantuan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.


“Jika ingin sejahtera fokuslah pada Pertanian. Pertanian baik, maka sektor sektor lainnya juga baik. Pertanian tidak mengingkari janji”, tutur Mentan RI Syahrul Yasin Limpo.


“Kita harus perhatikan dahulu lumbung rumah tangga, lumbung desa, juga kostra penggilingan. Karena Covid-19 belum reda tapi untuk persoalan pangan dan perekonomian rakyat harus tetap berjalan,” tandasnya.


Bupati Hj Mundjidah Wahab saat mendampingi Mentan kunjungan kerja di Jombang.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman yang isinya adalah sebagai bentuk Kesanggupan Menyerap Gabah/Beras Petani antara Kostraling, PT, RNI, PERUM, BULOG dan Bank BNI. Dalam rangka stabilisasi harga gabah/beras disaat panen raya padi tahun 2021 kostraling sepakat menyerap gabah petani dengan volume 4.500 ton gabah atau setara dengan 2.857 ton beras pada periode bulan Maret- Mei 2021.


Rajawali Nusantara Indonesia Persero sepakat menyerap gabah petani dengan volume 500 ton gabah perbulan. Perum Bulog sepakat menyerap gabah petani dengan volume 16.000 ton gabah atau setara dengan 10.000 ton beras pada periode bulan Maret-Mei 2021.


Bank BNI menyiapkan Kredit Usaha Rakyat untuk kostraling yang dapat difasilitasi KUR di Kabupaten Jombang dan proses budidaya penanganan panen, pasca panen serta pengolahan hasil terpadu, sebagaimana rilis Humas Kominfo Pemkab Jombang. (ruroh)