Tuesday, December 8, 2020

Kapolda Metro Jaya Lounching Kampung Tangguh di Cengkareng Jakarta Barat


Portalindo.co.id

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mendatangi Jalan Pedongkelan RW 16, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (8/12/2020).


Ia datang untuk melaunching Kampung Tangguh guna menekan angka penyebaran Covid-19.


Fadil Imran melanjutkan, dengan adanya kampung tangguh ini, diharapkan tidak ada lagi warga Cengkareng yang terkonfirmasi Covid-19. Ia juga berharap Satgas Covid bisa melakukan 3 T seminggu sekali.


"Jadi ada yang bergejala lakukan testing. Saya harap bisa rapid test setiap RW

maka masyarakat ini bisa lakukan 3 T (Testing, Tracing dan Treatmen). Apabila ada yang bergejala dilakukan test dan dipisahkan dari keluarga," ucap dia Selasa (8/12/2020).


Ia juga menyarankan agar setiap RW dan RT untuk membuat Whatsapp Grup untuk memudahkan komunikasi dengan warga yang tidak gunakan masker. Sehingga tingkat kesadaran masyarakat bisa meningkat.


"Jadi harus ada wa group jadi sarana paling murah meriah untuk tahu satu sama lain baik kesehatan dan kondisi ekonomi. Jadi Babinsa dan Binmas bisa respon apabila ada keluhan," tegas dia.


Jika ini berjalan efektif dan mampu menekan angka Covid-19 penyebaran Covid-19, maka Kampung Tangguh di wilayah Jakarta Barat akan ditambah. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dari tiga pilar berhalan dengan efektif.


"Jadi sistem ini dibangun untuk bantu masyarakat. Negara hadir agar masyarakat dapat pelayanan maksimal. Saya yakin Gubernur dan jajaran Provinisi DKI akan sangat bersemangat bersama kami. Ini proyek kolaborasi Pemprov DKI Polda Metro dan Kodam Jaya berjuang untuk kesehatan warga tandasnya.


Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Metro Jaya melalui Zom Meeting. Ia meminta kepada warga Cengkareng untuk mendeteksi secara dini penyebaran virus corona.


"Bila bergejala sampaikan tujuan lindungi diri sendiri dan orang lain serta keluarga. Karena dibutuhkan saat ini putus mata rantai. Kalau ada kolega terpapar dan lingkungan tutupi dan lingkungan halang-halangi maka komplitlah penyebaran meluas. Kalau wabah berenti akui dapati layani kesehatan lakukan treatment dan pandemi akan terputus," tandasnya

Redaksi 0822 1414 2245

Share:

Blog Archive