Anggota Persit KCK Ranting 6 Koramil 05/KJ Mengikuti Webinar Batik Tiga Negeri di Lasem Secara Virtual -->
Cari Berita

Pages

Faktual - Berimbang

Anggota Persit KCK Ranting 6 Koramil 05/KJ Mengikuti Webinar Batik Tiga Negeri di Lasem Secara Virtual

Sunday, September 27, 2020

Portalindo.co.id

Jakarta Barat - Hebatnya manusia, kita selalu punya mekanisme pertahanan diri bernama adaptasi. Didukung teknologi mumpuni, traveling di era pandemi covid-19 bisa dilakukan dengan cara virtual alias menggunakan perangkat gadget. Meski di tengah karantina, kamu tetap bisa berangkat ke Lasem dengan cara virtual tour.


Anggota Persit KCK Ranting 6 Koramil 05/KJ Jakarta Barat dalam menyusuri atau ke ingin tauan batik yang ada di Indonesia gelar Virtual Heritage Batik Tiga Negeri Lasem pada pukul 10.00 hingga 12.00 Wib. Sabtu 26 September 2020.


Dengan Narasumber, Gilang Surya, Reni Priscilia, Eka Wati Ningsih dan Rudi dengan Moderator Yulia Kesem Sem dan Keynote Speaker, Didiet Maulana.


Dari hasil Tanya jawab yang di lakukan antara narasumber dan anggota Persit KCK Ranting 6 Koramil 05/KJ Jakarta Barat menjadi satu kesimpulan yang di rangkum bahwa batik merupakan mahakarya yagn mengandung nilai filosofis dalam setiap motifny. 


Banyak sekali motif khas daerah memiliki keunikan  msing- masing yang  salah satuny batik yang di hasilkn oleh kampung batik Lasem.


Lasem adalah sebuah kecamatan yang terletak di kabupaten Rembang Jawa tengah, dan terdapat ada tiga rumah  batik, antara lain ; rumah batik Maranatha, rumah batik Luminto dan rumah batik Kidang mas.


Selain itu, Ada tiga kegiatan yakni tebak motif.  Sejarah kuno meliputi ; sejarah Cina kuno, Sejarah Jawa kuno kental sekali. Kental akan toleransi. Apabila kita ke Lasem kita akan menikmati Jalan-jalan pagi, kita bisa melihat rumah-rumah  kuno. Yang mana rumah kuno di Lasem ada 240 rumah.


Rumah Batik Ramanata contohnya ; kain merah Sekar kencana. Motifnya Daun Asem, ada juga motif Karang. Sedangka Batik Tiga Negeri adalah batik yang memiliki tiga  warna.


Batik sudah ada dari jaman Majapahit abad 18 sekitar tahun 1700, dan Batik tiga warna yaitu ; batik yang memiliki tiga  warna dan batik yang di warnai tersebut adanya di tiga Kota seprti, Pekalongan, Solo dan Jogja.


Pak Haris yang terakhir membuat batik di Pekalongan, dan Batik Rifaiyah Batang oleh Kyai Rifai sedangkan Sesepuhnya batik tiga negeri lasem antara lain, Tjoa Siang Swie dan Istri nya Yang bernama Liem netti. Adapun  Tjio Giok Tjam berasal dari Tionghoa ( orang Tionhoa ).


Terkait penjelasan batik, narasumber Gilang Surya  menjelaskan tentang batik pedalaman  atau keraton yang mewakili Jogja dan solo serta batik pesisiran yaitu lasem, pekalongan dan cirebon. 



Narasumber Reni Priscilia dari rumah batik maranatha ( Batik Maranatha ) memperkenalkan tentang batik sarung merah, dengan latar daun asam, kain kencana.


Dan narasumber Eka Watin Ningsih dari rumah batik lumintu dengan latar gunung ringgit yang  mempunyai filosofi kemakmuran.


Sedangkan narasumber Rudi adalah penerus pembuatan Batik Kidang Mas Lasem yang lahir pada Tahun 70 an yang di gagas oleh orang tua Rudi dan di teruskan oleh Rudi sendiri.(@mr)