Kabaharkam Polri Cek Lokasi Lahan Kurang Produktif yang Dimanfaatkan Untuk Ketahanan Pangan -->
Cari Berita

Pages

Faktual - Berimbang

Kabaharkam Polri Cek Lokasi Lahan Kurang Produktif yang Dimanfaatkan Untuk Ketahanan Pangan

Thursday, August 6, 2020


Portalindo.co.id

Jakarta - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, cek lokasi pemanfaatan lahan kurang produktif untuk gerakan ketahanan pangan TNI-Polri di Subang, Jawa Barat, Kamis, 6 Agustus 2020.


"Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengatakan bahwa akan terjadi kelangkaan pangan bila negara di dunia tidak siap untuk antisipasi masalah pangan, sehingga Indonesia menyiapkan untuk ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang kurang produktif menjadi produktif," terang Komjen Pol Agus Andrianto.

 

Kabaharkam Polri menjelaskan, gerakan ketahanan pangan tersebut digagas oleh personel TNI-Polri yang bekerja sama dengan BUMN PT Sang Hyang Seri (Persero).

 

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, luas areal yang dikelola oleh PT Sang Hyang Seri sekitar 3.200 hektare. Adapun luas lahan yang siap digarap oleh personel TNI-Polri untuk gerakan ketahanan pangan sebanyak 250 hektare.

 

"Oleh karena itu Kabupaten Subang sangat memungkinkan untuk melakukan pembudidayaan lahan dalam rangka membangun ketahanan pangan dengan berkerja sama dengan Pemda, TNI-Polri, BUMN, dan para pelaku usaha di wilayahnya. Mudah-musahan jika nanti terealisasi kegiatan ini bisa berkontribusi kepada negara ini dalam menjawab peringatan FAO terkait krisis pangan dunia," katanya.

 

Untuk memperkuat hal itu, Komjen Pol Agus Andrianto berkomitmen akan mengajak rekan almamaternya sesama alumni AKABRI tahun 1989, atau yang biasa disebut Altar 89, untuk bermitra dengan PT Sang Hyang Seri dan Pemda setempat untuk bersama-sama membangun ketahanan pangan di Subang.

 

"Kita juga pasti akan melibatkan masyarakat dalam program padat karya. Walaupun sekalanya kecil, setidaknya kita bisa berkontribusi kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. Target dalam kegiatan ini nantinya kita juga akan mendatangkan para ahli dengan harapan dapat meningkatkan hasil produksi dan dengan begitu diharapkan dapat merangsang masyarakat kembali untuk mau menggeluti profesi petani yang sangat mulia ini, untuk membangun ketahanan pangan," ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.(@mr)