Peltu Ampa Uleng Berikan Bimbingan Saka Wira Kartika Krida Kepada Siswa/i Di Makoramil 05/KJ -->
Cari Berita

Pages

Faktual - Berimbang

Peltu Ampa Uleng Berikan Bimbingan Saka Wira Kartika Krida Kepada Siswa/i Di Makoramil 05/KJ

Saturday, June 13, 2020


Babinsa Peltu Ampa Uleng Berikan Bimbingan Saka Wira Kartika Krida Mountenering di Makoramil 05 Kebon Jeruk, ( Sabtu, 13/6/20 )
Portalindo.co.id
Kodam Jaya – Jakarta Barat. Situasi saat ini perkembangan generasi muda menghadapi era digital sangatlah riskan. Pentingnya peran serta generasi muda dalam mengisi pembangunan bangsa kedepan dilakukan dengan berbagai cara dan kegiatan yang inovatif di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Salah satu wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan eksistensinya sebagai kader bangsa yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan tangguh yaitu melalui kegiatan kepramukaan.

Peran Babinsa didalam mempersiapkan mental serta rasa Nasionalisme sampai kepada memberikan bimbingan yang ada untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat serta dapat melatih dan menumbuhkan rasa Nasionalisme yang tinggi. Seperti yang dilakukan oleh Anggota Koramil 05  Kebon Jeruk, Kodim 0503 Jakarta Barat. Babinsa Peltu Ampa Uleng

Bertempat di Makoramil 05 Kebon Jeruk Kosim 0503 Jakarta Barat, Jalan Kebon Jeruk Raya, Rt. 006/01, Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, memberikan pembinaan Saka Wira Kartika Krida Mountenering kepada 20 orang anak pelajar  Siswa/i yang terdiri dari, SMKN 45 Jakarta, SMKN 13 Jakarta dan SMK Al Hamadiyah. Sabtu ( 13/06/20 ).

Ungkap Peltu Ampa Uleng, ke dua puluh  anak pelajar atau siswa/i yang terdiri dari 3 SMK ini kami berikan pelajaran pengenalan pembekalan dan perlengkapan Mountenering yang memang sangat penting di ajarkan kepada Siswa/i yang ikut dalam kegiatan Kepramukaan.

“Mountaineering berasal dari kata “mountain” yang berarti gunung. Mountaineering adalah kegiatan mendaki gunung yang terdiri dari tiga tahap kegiatan, yaitu Merupakan pendakian pada tebing batu yang tidak terlalu terjal. tangan hanya digunakan sebagai keseimbangan.”Kata Peltu Ampa Uleng dalam bimbingannya.

Lanjutnya, mendaki gunung terdiri dari 3 tahap kegitan yaitu, 

1). Hill Walking. Merupakan perjalanan pendakian bukit-bukit yang landai, tidak mempergunakan peralatan dan teknis pendakian
2). Scrambling. Merupakan pendakian pada tebing batu yang tidak terlalu terjal. tangan hanya digunakan sebagai keseimbangan
3). Climbing. Merupakan pendakian yang membutuhkan penguasaan teknik pendakian.

Uleng menambahkan, Selain Pengenalan Pembekalan dan Perlengkapan Mountenering mereka juga kami ajarkan cara Penyeberangan kering dan basah mengunakan teknik rayapan tali satu dan Pengenalan perlengkapan climbing, haking dan survival.


“Cara melintasi suatu kondisi alam dimana kita berada misalnya pegunungan, perbukitan ataupun tebing, mountaineering juga dapat dikatakan sebagai Segala sesuatu yang berkaitan dengan gunung atau dalam arti yang luas berarti suatu perjalanan yang meliputi mulai dari hill walking / hiking sampai pendakian ke puncak-puncak gunung yang sulit.”Tutup Peltu Ampa Uleng.


Sumber Koramil 05/KJ Kodim 0503/JB.

EditorY@D