Pejabat Negara Dan Tokoh Tanah Air Yang Dinyatakan Positif Corona
Cari Berita

Pejabat Negara Dan Tokoh Tanah Air Yang Dinyatakan Positif Corona

Sunday, March 22, 2020

Menhub, Budi Karya

Portalindo.co.id, Jakarta - Indonesia mempunyai musuh besar saat ini, Wabah virus corona atau covid-19 saat ini tengah Tercatat ada 369 orang dinyatakan positif terinfeksi corona di Tanah Air. Termasuk beberapa pejabat negara dan tokoh negara.Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya.
Guru Besar UGM 

Di Indonesia, pejabat negara yang pertama kali terinfeksi adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menjadi pasien nomor 76.
Walikota Bogor, Bima Arya

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Brigadir Jenderal TNI dr. A. Budi Sulistya dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan pada Sabtu 14 Maret 2020.

"Sekali lagi atas izin keluarga yang disampaikan pihak rumah sakit adalah pak Budi Karya pak Menhub," kata Pratikno.

Guru Besar Universitas Gadjah Mada

Seorang guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) berusia 58 tahun dilaporkan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Hal itu sejalan dengan hasil swab oleh Litbangkes yang kemudian diinformasikan kepada Dinas Kesehatan DIY dan diumumkan pada 18 Maret 2020 kepada publik.

Wakil Rektor UGM Bidang Kerja Sama dan Alumni, Prof. Dr. Paripurna mengamini adanya hasil tes tersebut. Paripurna mengatakan, UGM memberikan dukungan penuh bagi guru besar berinsial ID serta keluarga untuk menjalani perawatan
 hingga sembuh.

"UGM memberikan dukungan sepenuhnya bagi perawatan beliau dan keluarganya. Kami selalu berkomunikasi dengan keluarga secara intensif dan keluarga sangat menghargai perhatian dan atensi yang diberikan oleh kolega, kerabat dan media atas kondisi beliau," kata Paripurna.

Diduga Guru besar UGM itu pun terkena saat tengah beraktivitas di Jakarta. Saat ini korban telah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta. 

WaliKota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya positif covid-19 atau virus corona. Hal tersebut diketahui setelah RS Bogor Senior Hospital mengeluarkan hasil tes SWAB yang dilaksanakan pada Selasa 17 Maret 2020.

"Berbagai protokol yang berlaku sudah dijalankan sejak kembalinya Wali Kota Bogor bersama dengan jajaran pejabat Pemkot yang lain pada Senin 16 Maret, 2020 lalu. Protokol ini termasuk mendapatkan pengawasan ketat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan menjalani tes untuk memantau kemungkinan terpapar COVID-19," ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno.

Bima Arya dan rombongannya sempat menjalani tes di RS Bogor Senior Hospital sepulangnya dari kunjungan kerja (kunker) ke Turki dan Azerbaijer.

Sebelum positif, Politikus PAN itu sempat masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP). (Red)