Portalindo.media, Makassar - Kasus dugaan korupsi pembangunan pasar rakyat di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan dengan Anggaran 2,5 Milyar Rupiah dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2017 yang di duga melibatkan Wakil Bupati Jeneponto, menjadi perhatian beberapa lembaga atau organisasi salah satunya Markas Daerah (MADA) Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Sulawesi Selatan.

Pasalnya kasus tersebut terbilang proses penanganannya terkesan lamban.

Wakil Sekertaris LMPP Sulawesi Selatan, Solihin Nappa, Rabu  (13/11/2019), mendesak Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk mengambil alih penanganan kasus ini agar proses hukumnya sesuai yang di harapkan masyarakat dengan menetapkan yang terlibat dalam proyek tersebut sebagai tersangka, Rabu .

Adapun proyek dua pasar rakyat yang terindikasi adanya perbuatan melawan hukum atau korupsi adalah masing-masing, Pasar Lassang-lassang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke dan Pasar Paitanah Desa Paitanah Kecamatan Turatea. Kedua pasar rakyat ini dibangun menggunakan Dana Anggaran Khusus (DAK) pada tahun 2017 lalu dan disebut menelan anggaran senilai Rp 2,5 miliar.

Desakan dari LMPP Sulawesi Selatan terkait proses tindaklanjut sangat mendasar Pasalnya, kasus pasar yang sudah lama berproses di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan belum memperlihatkan perkembangan terkait siapa tersangka kepublik.

Terkait perkembangan kasus tersebut, wajar apabila KAPOLRI yang baru Mengambil alih kasus tersebut,” tegas Solihin Nappa.

Sampai berita ini di posting pihak terkait belum sempat di konfirmasi terkait permasalahan di atas. (Syam)