Header Ads


Breaking News

Mengenal Lebih Dekat Sosok Letkol Kav Salim Kurniawan D. S.H., S.E. Atlet Menembak Kodiklatad


Portalindo.co.id, Bandung -- Dikalangan atlet menembak nama Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara S.H.,S.E. sudah tidak asing lagi. Beliau merupakan lulusan Akmil 98 dan merupakan salah satu atlet menembak berprestasi yang dimiliki Kodiklatad saat ini. Bakat menembaknya sudah terlihat sejak beliau mengikuti pendidikan di Akademi militer di Magelang dengan berhasil meraih juara III pada kejuaraan dalam lomba Porsitar. Diakui pria kelahiran Magetan 43 tahun lalu ini dunia tembak sudah digeluti sejak dari Letnan Dua pada saat berdinas di Yonkav 10/SRBU DAM VII/WRB. “Saya sudah banyak mengikuti even nasional maupun internasional dan sudah menjuarai berbagai macam perlombaan menembak“ ujarnya. 

Ditemui di ruang kerjanya, Letkol Kav Salim Kurniawan D. S.H., S.E. menyampaikan alasan kenapa beliau memilih olahraga menembak yakni selain hobi juga dikarenakan beliau seorang Prajurit militer. Kemampuan menembak merupakan syarat mutlak bagi seorang prajurit TNI walaupun bukan bertugas di satuan tempur, kemampuan tersebut harus tetap terpelihara dan semakin baik. Beliau sudah menekuni olahraga menembak sejak berpangkat Letnan Dua dan sudah menjadi atlet tembak Angkatan Darat. Beberapa prestasi menonjol yang pernah diraih diantaranya; pada tahun 2006 (Porad IV)  mendapatkan Juara Umum Perorangan (Champion Individual), Lomba piala Kasad di tahun 2007 meraih juara II dan III beregu pistol Putra, tahun 2010 juara III Pistol Perorangan, tahun 2017 juara II beregu materi Plat baja dan juara III beregu materi Eksekutif jarak 20 meter.

Selain perlombaan di kemiliteran, beliau juga pernah menjuarai beberapa ajang bergengsi lainnya seperti PON tahun 2012 dengan mendapat juara II beregu Center Fire Pistol Men jarak 25 meter dan juara III beregu Rapid Fire Men jarak 25 meter. Dalam Pekan Olahraga Provinsi ke –XV Sumatera Barat mendapatkan juara I menembak Senapan 3 sikap jarak 100 meter dan juara III beregu materi Band Rase (menembak plat jarak 200 meter). Dan pada kejuaraan menembak piala Dankodiklat Championship yang baru saja dilaksanakan pada tanggal 24-25 Agustus 2019, beliau berhasil menjuarai di beberapa kategori antara lain Juara II beregu menembak 20 meter Executive, Juara I perorangan tembak Reaksi IPSC Divisi Standart dan Juara III perorangan menembak Senapan 3 sikap jarak 100 meter.

Keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan rutin yang dilakukannya. Beliau menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukannya selama ini sebelum mengikuti perlombaan adalah mengenali terlebih dulu materi yang akan di lombakan. “Kita harus betul-betul paham dari senjata sampai dengan munisi yang harus digunakan, karena masing-masing atlet menembak pasti memiliki kemampuan, tapi yang membedakan adalah senjata dan munisi yang mereka gunakan, dan yang terakhir  faktor keberuntungan” ujar beliau.

Beliau merasa sangat bersyukur kepada Allah S.W.T telah memberikan berkah sehingga dapat berprestasi. Beliau juga berterimakasih karena selama ini sangat didukung oleh satuannya, dengan diberikan waktu dan fasilitas untuk berlatih menembak. Saat ini beliau menjabat sebagai Pabandya-1/Kurdik PA Spabankurdik Sdirdik Kodiklatad. Menurut beliau keberhasilannya saat ini adalah dukungan dari keluarga,  dukungan dari Komandan satuan dan rekan-rekan kerja lainnya yang sangat besar sehingga dapat meraih hasil seperti saat ini.

Prestasi lain dari seorang Letkol Kav Salim Kurniawan D. S.H.,S.E. adalah beliau pernah membuat buku saku tentang “Bagaimana Teori dan Teknik Menembak”. Buku ini berisi bagaimana melatih menembak dengan waktu yang singkat, tidak membutuhkan munisi yang banyak tapi hasilnya maksimal. Untuk melengkapi buku ini beliau juga membuat video mengenai cara berlatih menembak. Selain itu, pada saat beliau berdinas  Kodam XVI/PTM dipercaya untuk melatih 3000 prajurit  Kodam XVI/PTM dan selama 2 periode lomba, beliau menjadi pelatih dan selama itu juga beliau berhasil membawa Kodam XVI/PTM berhasil menjuarai Ton Tangkas untuk kategori senapan dan pistol.

Semua prestasi yang pernah dicapainya tentu saja bukan melalui proses yang singkat, seperti motto hidup beliau untuk selalu “berdoa, berusaha, bersyukur, rendah diri, bermanfaat untuk orang lain, dan tetap semangat” dalam setiap pengabdian bagi negara dan bangsa Indonesia. Beliau mengungkapkan bahwa untuk meraih kesuksesan membutuhkan keuletan, kegigihan serta latihan yang keras. Pesan beliau untuk semua prajurit TNI AD agar setiap prajurit memiliki kemampuan menembak tidak hanya mampu namun sampai dengan ke tingkat mahir, karena menembak merupakan kemampuan dasar tempur yang harus selalu dilatih sebagai seorang prajurit TNI, dalam rangka memenuhi tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks. (Penerangan Kodiklatad)

Tidak ada komentar