Header Ads


Breaking News

Prajurit TNI AD Mengajar Dan Tanamkan Disiplin Sejak Dini


PORTALINDO.CO.ID, SAMARINDA – Mendapat penugasan Pengamanan Daerah perbatasan RI-Malaysia tidak hanya bertugas sebagai seorang tentara penjaga keamanan. Dalam tugas keseharian, terkadang mereka harus berubah profesi sementara dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial, yakni menjadi seorang tenaga pendidik alias guru.

Seperti yang dilakukan prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang tepatnya di Pos Sei Ular, mengajarkan tata cara dan urutan menyelenggarakan upacara bendera, pengibaran bendera, dan penghormatan kepada bendera Merah Putih dengan harapan mereka dapat melaksanakan Upacara dengan baik dan benar kedepanya dan konsisten untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah.

Kegiatan diikuti 150 orang murid sekolah dasar di SDN 009 Desa Sei Kapal Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara di Lapangan Sekolah Simanggaris Kabupaten Nunukan, di SDN 01 Tabur Lestari Pos Simanggaris Lama, Senin (5/8/2019).

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang Mayor Inf Ronald Wahyudi menuturkan “Pembekalan dari Staf Teritorial Markas Besar Angkatan Darat yang bekerja sama dengan Kemendikbud pusat Jakarta yang di berikan pada saat melaksanakan Persiapan Penugasan Yonif Raider 600/Modang Kodam VI/Mulawarman di rasa perlu di asah dan di gunakan sesuai dengan tujuan kerja sama awal yaitu menjadi tenaga bantuan pengajar di daerah Perbatasan”.

“Sekitar 450 orang personel Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang Kodam VI/Mulawarman telah mengikuti penataran dari Kemendikbud, Pusat untuk dapat membantu di tempat Penugasan materi yang di terima antara lain Membaca, Menulis, Menghitung, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial”, jelasnya.

"Semoga kehadiran Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang Kodam VI/Mulawarman di daerah perbatasan Sepanjang Nunukan sampai dengan Kabupaten Krayan", tutur Mayor Inf Ronald Wahyudi selaku Dansatgas.(Red)

Sumber Penrem 091/ASN

Tidak ada komentar