Header Ads


Breaking News

Suara Mesin Percetakan Plastik Dikeluhkan Warga, Instansi Terkait Jangan Tutup Mata


Portalindo.co.id,Jakarta - Keberadaan  industri percetakan Plastik dipemukiman padat penduduk dikeluhkan, warga.

Pasalnya aktivitas kegiatan  percetakan plastik yang tidak mengantongi Izin mengganggu ketenteraman warga sekitar  kegiatan yang dikeluhkan suara mesin yang membuat satu warga  tak nyaman akibat aktivitas percetakan plastik dengan jam kerja dari pagi hingga Malam Rabu (10/07/19)

Menurut ketua Rukun warga (RW) Muh Alan menjelaskan ," ya saya tau dan sudah menerima  pengaduan dari salah satu warga yang merasa terganggu , dengan adanya kegiatan percetakan plastik, dan surat pengajuan yang merasa Terganggu, sudah saya terima dan saya sudah sampaikan ke pihak terkait seperti  lurah, Camat, dan walikota," katanya

Kembali mengatakan,"Saya pun jujur tidak ada laporan terkait kegiatan percetakan plastik  yang ada diwilayah Jalan bakti 2, RT 03/07 no.24 kelurahan penjaringan kecamatan penjaringan Jakarta Utara. karena pemilik pun tidak ada laporan, begitu ada hal seperti ini baru ada pembicaraan saya sebagai (RW) hanya menengahi dan namanya pengaduan saya tindak lanjuti untuk dapat diselesaikan, Secara musyawarah, dan kasus  ini sudah di sampaikan ke pak lurah.

salah satu warga yang merasa terganggu Ramli menjelaskan  saya merasa terganggu seperti hidup didalam kereta Api Dag Dug Dak Dug suara mesin percetakan itu, sangat terdengar Jelas ke dalam rumah hingga terasa Getaran sangat kuat membuat tembok yang ada cermin di depan kamar saya Bergetar," Keluhnya

Karena  dua Mesin percetakan itu tepat berada dibelakang dinding Rumah Saya ,mas sudah mendengar sendiri kan bagaimana suara nya itu mesin yang aktif baru satu posisi di dalam kamar rumah kalau dua dua nya aktif bagaimana Rasanya itu Aja Jendela rumah saya tertutup coba kalau terbuka  suara nya benar -  benar mengganggu Jika anda menjadi saya," sedihnya

Padahal keluhan saya sudah saya sampaikan ke kelurahan , Tapi kenapa penjelasan pak lurah tidak masuk akal harus menunggu  beberapa bulan Tidak mudah untuk ditindak lanjuti ,"saya hanya ingin tinggal tenang dirumah saya kok susah.padahal sudah jelas kegiatan percetakan plastik itu tidak mengantongi izin apa pun kenapa masih dibiarkan ada apa ?

Saat di konfirmasi  Santo mewakili pemilik, " sebenarnya sih yang konyol bukan kita ya tapi dia masalah begini ko sampai bawa bawa Media  kalau bukan anak kecil bisa diselesaikan baik baik , kita gak emosi jadi kepancing emosi, gak pernah kejadian pak  emang kita kasus apa sih pembunuhan Jual narkoba juga enggak kita orang loh pak bukan tuhan,"katanya

Saya Juga pengen tahu sebesar apa sih rasa terganggu dia dengan suara mesik plastik saya biar tahu dan bisa duduk bareng, untuk mencari solusi yang baik," tambah Cun  - Cun adik santo anak pemilik percetakan plastik itu

Padahal sudah sering saya kerumah pak Ramli namun tidak pernah ada dirumah menurut istrinya, saya pun sudah menyampaikan untuk dapat bertemu Agar dapat diselesaikan secara musyawarah," tutup Cun - Cun.(Tim FT)

Tidak ada komentar