Header Ads


Breaking News

Pusdikhub Kodiklat AD Gelar Seminar Sistem Komunikasi Darurat Dalam Kebencanaan


Portalindo.co.id,Cimahi. Direktur Perhubungan Angkatan Darat Brigjen TNI Widjang Pranjoto membuka seminar sistem komunikasi darurat dalam kebencanaan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan Perhubungan Kodiklat TNI AD. Bertempat di Aula Diponegoro Pusdikhub Kodiklat Angkatan Darat, Jl. Gatot Subroto No.5 Cimahi, Pada tanggal 11 juli 2019. Kegiatan ini merupakan bagian dari keseluruhan  rangkaian kegiatan Pusdikhub communication festival Tahun 2019.

Seminar ini juga melibatkan beberapa pembicara dari Instansi luar yang telah berpengalaman dalam kegiatan penanggulangan bencana, diataranya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan narasumber dari akademisi serta  para praktisi dibidang komunikasi. 

Dalam sambutannya Dirhubad menyampaikan bahwa peran dan dukungan komunikasi sangat penting dalam penanggulangan bencana. Dalam hal ini diperlukan konsep gelar serta proses perencanaan dan penyiapan matang dalam penanggulangan bencana dan stakeholder yang terlibat didalamnya.

Lebih lanjut Dirhubad menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan seminar  ini diharapkan  diperoleh  suatu solusi serta kesamaan visi dan pemahaman dalam implementasi sistem komunikasi pada kegiatan penanggulangan bencana yang selama ini masih banyak kendala dan hambatan.

Direktur Kesiapsiagaan Kebencanaan BNPB, Bambang Surya Putra M.Kom sebagai keynote speaker menjelaskan tentang potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat, mitigasi dan penanggulanannya serta bagaimana strategi, konsep dan implementasi  mitigasi serta penanggulangan bencana mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah.

Danpusdikhub Kodiklatad, Kolonel Chb  Fitry Taufiq Sahary, S.E., M.M selaku ketua penyelenggara menjelaskan bahwa kedepannya seminar ini akan dikembangkan sebagai forum komunikasi bagi para praktisi dan akademisi komunitas Komlek di wilayah Jabar, dalam rangka memadukan potensi Komlek untuk menanggulangi bencana alam.

Acara ini  diikuti oleh 180 peserta dari berbagai instansi mulai dari TNI , jajaran SSKPD Jawa Barat, Badan SAR, BPBD, unsur Pramuka serta komunitas  radio komunikasi yang tergabung dalam organisasi ORARI dan RAPI. (Penerangan Kodiklatad)

Tidak ada komentar