Portalindo.co.id, Jakarta Utara -- terkait kegiatan home industri plastik  yang masih berjalan diwilayah RT 03/07 Penjaringan Jakarta Utara, masih dalam peninjauan.

Pihak aparatur kecamatan penjaringan yang sudah melakukan peninjauan di home industri plastik itu diduga masih belum ada titik temu untuk melakukan eksekusi.

Dalam keterangan foto yang didapat aparatur terkait melakukan pemeriksaan aktifitas yang ada di home industri yang dimana itu zona lokasi tempat tinggal bukan tempat usaha.

Ketika di konfirmasi melalui via seluler Camat Penjaringan , kasi pemerintah, dan perangkat , tidak dapat dihubungi seolah tak menanggapi dan ada sesuatu yang aneh dalam kegiatan percetakan plastik tersebut, Senin (15/07/19).

Dua kali dihubungi via seluler Serta didatangi ke kantor kecamatan pihak Camat dan Kasi pemerintah, tidak ada tanggapan ,ada apa ? kenapa ? dan bagaimana prosedur penertiban serta penataan usaha yang tidak sesuai masih tanda tanya ?

Saat di datangi ke kantor kecamatan pun tidak ada  satu pun yang dapat  ditemui, seolah ada sesuatu yang ditutupi.

Ketua Rukun warga (RW 07) saat dikonfirmasi melalui Via seluler, menjelaskan ," ya pak tadi ada dari pihak kecamatan melakukan peninjauan kelokasi Home industri. Tersebut.

Ada sekitar lima orang yang datang dilokasi, Lurah penjaringan, Kasi pemerintah kecamatan dan kelurahan, satpel Citata penjaringan, Kasatpol PP penjaringan namun tidak bertemu dengan pemilik Home industri terkait," katanya RW 07 saat dihubungi via seluler.

Nanti akan diberikan surat undangan untuk pemilik usaha plastik itu oleh pihak kecamatan ," Jelas RW 07

Disisi lain Kasatpol PP kecamatan penjaringan, Panjaitan mengirimkan hasil laporan lapga Melalui via WhatsApp dengan tertulis.

Usaha percetakan  Amin memiliki 2 alat cetak yang dapat memproduksi sampul buku dan Sampul STNK serta kartu nama, dan lain-lainnya dengan karyawan saat kita datangi berjumlah 4 orang dan Kegiatan percetakan dilakukan di lantai 2 kediaman Amin.

Pak Romli selaku pelapor, merasakan kebisingan atas kegiatan produksi tersebut.

Monitoring dilakukan oleh
Lurah Penjaringan, Kasipem Kecamatan dan Kelurahan penjaringan, Satpel Citata kecamatan Penjaringan, Kasatpol PP Kel Penjaringan, Ketua RW 07 Kel Penjaringan

Hasil Setelah melakukan peninjauan dapat di analisa bahwa kegiatan produksi dianggap menyalahi aturan karena tidak memiliki izin usaha, apalagi kegiatan tetap dilakukan dilingkungan perumahan warga.

Solusi, Pihak Lurah akan melakukan rapat koordinasi terkait permasalahan tersebut, dan rapat akan dilakukan di kantor kelurahan penjaringan pada Rabu 17 Juli 2019 ,Pukul 08.00 Wib (Tentative),Demikian laporan yang dapat kami sampaikan ,"tutup Panjaitan dalam penyampaian lapga Melalui pesan whatsApp.(Tim)