Header Ads


Breaking News

Pencabutan Izin Operasional Jika Bus Jual Tiket Melebihi Batas Yang Telah Di Tetapkan Oleh Kementrian Perhubungan

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain Bersama Jajarannya Adakan Pemeriksaan Kelengkapan Kelayakan Bus Yang Akan Beroperasi Melayani Arus Mudik Lebaran

Portalindo.co.id, Jakarta Barat--Terminal Kalideres salah satu terminal yang setiap tahun jumlah pemudik yang melalui terminal Kalideres ini semakin bertambah, Kepala Terminal Kalideres Jakarta Barat, Revi Zulkarnain  menyampaikan, memasuki masa arus mudik lebaran 2019 sejumlah PO Bus antar Kota antar Provinsi (Akap) dengan dasar yang sudah di tetapkan oleh kementrian perhubungan republik indonesia tentang tarif bawah dan tarif atas.
Revi Zulkarnain bersama Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana Saputra di Pos Pengamanan Lebaran Terminal Kalideres

"Untuk kenaikan tarif penumpang bus sudah mulai di berlakukan sejak pukul 00.00 dini hari."Ungkap Revi Zulkarnain Kepala terminal Kalideres Jakarta Barat, Rabu (29/5/19)
Revi Zulkarnain bersama Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana Saputra & Jajarannya di Pos Pengamanan Lebaran di Terminal Kalideres Setelah Adakan Pemeriksaan Kelayakan Bus

Revi menambahkan, untuk tarif bus ekonomi atau non AC tarifnya sudah ditentukan oleh pihak kementrian perhubungan dengan perhitungan jarak dan kilometer yang di tempuh, namun untuk angkutan bus AC Excekutif tarifnya di tentukan oleh pihak PO atau pengelola bus.Kata Revi.
Revi Zulkarnain Bersama Tim Kesehatan Walikota Jakbar Mengontrol Kebersihan Toilet Umum Yang ada di Terminal Kalideres

Pihak PO harus memasang tarif tersebut di loket sehingga para pemudik bisa menentukan pilihan dengan ketentuan tidak melebihi batas yang telah di buat oleh pemerintah tentang tarif batas atas dan  tarif bawah. Apabila di temukan tiket bus yang melebihi ketentuan batas tarif bawah dan tarif atas yang sudah ditentukan pemerintah maka bus tersebut akan di beri sangsi tegas dari pihak kementrian perhubungan.
Revi Zulkarnain Bersama Tim Kesehatan Walikota Jakbar mengontrol Kebersihan Salah Satu Warung Makan di Dalam Terminal Kalideres 

"Sangsi pertama yang akan di berikan berupa teguran secara tertulis kemudian sangsi pembekuan izin trayek sampai pada pencabutan izin operasional,"Tutur Revi.

Selain itu, lanjut Revi, pihaknya juga mengadakan pemeriksaan bus-bus apakah layak untuk di operasikan atau tidak, bahkan para supir pun diadakan pemeriksaan kesehatan mulai dari pemeriksaan darah, urine dan lain-lain agar dapat memberikan pelayanan dan menyetir bus dengan baik dan mengantar penumpangnya tiba dengan selamat di tempat tujuan sesuai yang kita harapakan bersama.

"Kami menjaga keselamatan para penumpang hingga kami mendatangkan tem medis untuk adakan pemeriksaan kesehatan para sopir dan begitupun dengan bus-bus yang akan di gunakan dalam melayani para penumpang kami adakan pemeriksaan setiap bus  apakah layak atau tidak layak untuk beroperasi mengantar penumpang tiba dengan selamat ketempat tujuan."Ungkap Revi Zulkarnain

Kepala terminal Kalideres ini pun bersama Jajarannya mengadakan pemeriksaan kebersihan bersama tim kesehatan dari Sub dinas Kesehatan Walikota Jakarta Barat dengan mengontrol Toilet umum yang ada di terminal, Juga mengontrol warung-warung yang ada di dalam terminal demi menjaga kebersihan dan kesehatan di dalam terminal Kalideres. (amr)

Tidak ada komentar