Portalindo.co.id, Cimahi Selatan-- Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto. S.Sos dan Wakil Walikota Cimahi didampingi Kepala Dinas Pariwisata melakukan kunjungan ke Kampung adat Cireundeu yang terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan. Dalam kunjungannya pada hari Jumat(3/05/2019)


Dankodiklatad dan rombongan disambut dengan angklung Buncis yang beranggotakan 22 orang anak anak dan pemuda, dengan lagu Tonggeret.

Masyarakat Kampung Cireundeu merupakan suatu komunitas adat kesundaan yang mampu memelihara, melestarikan adat istiadat secara turun temurun dan tidak terpengaruhi oleh budaya dari luar. Abah Emen Sunarya yang sekarang menjabat sebagai Ketua Adat atau Sesepuh di kampung Cireundeu, menyampaikan penduduk kampung cireundeu masih memegang teguh adat istiadat dan kepercayaan leluhurnya yakni kepercayaan sunda wiwitan. Sunda Wiwitan sendiri mengandung arti Sunda yang paling awal. Sebagian penduduk Cireundeu, sejak ratusan tahun silam (sejak tahun 1918), tidak pernah menggunakan beras lagi sebagai bahan makanan pokok. Dalam kesempatan ini, Abah Emen mengucapkan terimakasih atas kunjungan ini dan selanjutnya Abah Emen menyematkan ikat kepala kepada Dankodiklatad.

Dalam sambutannya, Dankodiklatad mengucapkan terimakasih kepada warga Kampung adat Cireundeu yang telah menerima beliau menjadi tamu kehormatan. Beliau mengaku kunjungan kali ini  selain untuk bersilaturahmi dan juga karena beliau sangat mengagumi keasrian alam maupun budaya dari Kampung Cireundeu. Beliau berpesan agar dipertahankan namun tidak melawan akan perubahan zaman, akan tetapi mengikutinya seperti dalam teknologi agar tidak tertinggal dari desa desa lainnya. Utamakanlah kerukunan antar warga suku dan mudah mudahan pemuda pemudi disini bisa menjadi aparat TNI/Polri, tegas beliau.

Nantinya di sekitaran kampung adat Cireundeu ini akan menjadi daerah wisata dan akan dibangun sirkuit offroad. Dankodiklatad berharap dengan dijadikannya sebagai kampung wisata dapat meningkatkan kesejahteraan warga cirendeu, karena akan ada pasar tradisional sebagai sarana warga untuk menjual kerajinan lokal. Tentunya daerah ini akan lebih terkenal dan lebih maju.

Acara dilanjutkan makan makanan adat, serta ramah tamah bersama sesepuh dan warga kampung Cirendeu.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Wadankodiklatad, Mayjen TNI Eka Wiharsa, Danpussenif, Danpussenkav, Wadanpussenarmed, Wadanpussenarhanud, Irkodiklatad, Dirum, Dirdok, Dirlat. Ketua IOF Pengda Jabar, Heri Suren, Ketua Yayasan Dana Sosial Priangan, Bapak Herman Wijaya, Sekjen Pengprov IMI Jabar, Bapak Agus Mulyana.

(Tim)