Header Ads


Breaking News

Rayakan HUT - 21, Ini Yang Di Lakukan BUMN Pada Masyarakat Madura

Menteri BUMN, Rini Soemarno

Portalindo.co.id, Jakarta -- Sebagai Rangkaian Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 21, Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar sejumlah pangan murah, memberikan sambungan listrik gratis, hingga program tabungan emas di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu, (6/419)

Bersama jajarannya,  Mentri BUMN Rini Soemarno hadir bersama deputi Kementrian BUMN dan para Direksi BUMN dalam kegiatan tersebut.

"Pihaknya berharap kegiatan ini bisa membantu warga sumenap agar bisa
memperoleh pangan dengan harga terjangkau,"ungkap Rini, Minggu (07/4/19)

Dalam kegiatan Pangan murah, lima BUMN bersinergi menjual 2.500 paket barang-barang kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga Rp. 10 ribu per paket.

Paket pangan murah terdiri dari beras 1Kg (Perum Bulog), gula pasir 450 Kg (PT.RNI), minyak goreng walini 1 liter (PTPN), garam 250 gram (PT.Garam), dan sarden 220 gram (PT. PPI). Selain itu terdapat 3.200 paket solar murah dengan ukuran lima liter dari pertamina yang siap di jual kepada masyarakat sumenap.

Sementara itu, PT. PLN memberikan bantuan listrik gratis 300 rumah tangga yang tidak mampu di sumenap khususnya dan pulau madura umumnya.

Secara simbolis, Menteri BUMN Rini Soemarno di dampingi Direktur Utama PLN Sofiyan Basir melakukan penyalaan listrik langsung ke rumah warga, Kalianget, Sumenep, Jawa Timur.

PLN menargetkan 5.000 Kepala Rumah Tangga (KK) di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pemekasan dan Sumenep dapat menikmati aliran listrik pada April 2019, dalam program ini warga memperoleh penyambungan listrik daya 450 VA secara gratis, daya ini cukup menyalakan televisi,  penanak nasi, lampu dan alat eletronik lainnya.

"Bantuan sambungan listrik ini di berikan kepada sebagian warga yang kesulitan memperoleh listrik karena gendala finansial," kata Rini.

Tercatat hingga April, total levering (penyalur) dan belum berlistrik di madura sebanyak 285.289 KK. Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat di madura khususnya dapat menikmati listrik secara langsung dan tidak menyalur kepada warga lainnya.

Selain itu, PT pengadaian (Persero) juga menggelar acara bersih-bersih dengan tema Gold For Work dengan imbalan tabungan emas.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan gold for work ini adalah bentuk kepedulian pegadaian terhadap lingkungan, serta terhadap ekonomi masyarakat Indonesia.

"Ini merupakan program pemerintah yang di kolaborasikan  dengan program sosial kami, memilah sampah menjadi tabungan emas, setiap peserta yang ikut pada gold for work akan di beri upah berupa tabungan emas. Kemudian masyarakat dapat menambah saldo tabungan emas di oulet-oulet pengadaian. Melalui ATM atau menggunakan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS)," katanya.

Kuswiyoto menjelaskan untuk menukar sampah menjadi emas harus melalui proses terlebih dahulu, yaitu tim dari Pegadaian akan memilah sampah organik dan non organik, di timbang dan di nilai harganya. Selanjutnya tim Pegadaian akan menetapkan harganya untuk di tukar dengan tabungan emas.

"Dengan cara ini lingkungan kita akan menjadi lebih bersih dan tidak hanya itu, ekonomi kita akan meningkat karena memiliki tabungan emas yang dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan," jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, Kuswiyoto menyerahkan bantuan kepada warga sumenep bangunan bak sampah, mesin pers, mesin pencaca plastik, sepeda motor bak sampah dan berbagai peralatan lainnya senilai Rp.336,8 juta.

(yadi)

Tidak ada komentar