Header Ads


Breaking News

Anggota Ramil 20/Ptb Ikuti Apel pelepasan Pasukan Pengamanan Ke TPS


Portalindo.co.id, Aceh Timur-Anggota Koramil 20/Pante Bidari yang dipimpin Danramil Kapten Inf Wagimin ikuti apel pelepasan Pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS), dan penghitungan surat suara pemilu, yang digelar Muspika Pante Bidari, bertempat di Kantor Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (16-04-2019).

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pante Bidari Ipda Iskandar wijaya ini juga diikuti Camat Pante Bidari Drs. Nasir.

Kepada Anggota Koramil 20/Ptb dan Polsek Pante Bidari Danramil 20/Ptb menyampaikan pesan Dandim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis kepada para anggota melalui Danramil, dalam arahannya menyampaikan ada tujuh poin yang harus dipedomani oleh pasukan pengamanan TPS.

Pertama, petugas pengamanan TPS harus mampu menguasai situasi di lokasi TPS yang menjadi tanggung jawab dan kenali petugas KPPS serta kerawanan yang mungkin timbul, "ungkapnya.

Kedua, petugas pengamanan harus segera mengenali lingkungan TPS yang menjadi tanggung jawab pengamanannya, kenali tokoh masyarakat, pemuda,agama dan tokoh adat untuk dapat menjalin komunikasi sehingga kerawanan yang mungkin timbul dapat diantisipasi.

Lanjut yang Ketiga, kenali petugas TPS yang terdiri dari KPPS, anggota PPS dan linmas yang bertugas di TPS tersebut. Bina Koordinasi dan komunikasi yang baik dengan mereka guna menciptakan kolaborasi tugas yang harmonis di TPS.

Keempat, kenali dan jalin komunikasi dengan instansi terkait serta tokoh masyarakat disekitar TPS secara proaktif, guna membantu kelancaran proses pemungutan suara di TPS.

Kelima, laksanakan tugas di TPS yang sesuai ketentuan dengan mengedepankan petugas KPPS dan linmas.

Keenam, jaga citra TNI-POLRI dengan menunjukkan sikap dan perilaku sebagai personil TNI-POLRI yang profesional, humanis dan selektif selama bertugas di TPS. Jangan melakukan tindakan arogan selama melaksanakan tugas pengamanan TPS, ”pesannya.

Ketujuh, jaga netralitas TNI-POLRI dengan tidak terlibat politik praktis yang memungkinkan akan dilakukan oleh tim sukses pasangan calon legislatif, presiden dan wakil presiden.

TNI-POLRI merupakan institusi yang diberi tanggung jawab untuk menjamin keamanan, kelancaran, dan ketertiban rangkaian selama pemilu.

“Ini semua sudah diamanatkan oleh undang-undang. Jaga kepercayaan masyarakat, bangsa, dan negara ini. Ini tugas kita, ”pungkas Perwira Pertama itu.(red)

Tidak ada komentar