Header Ads


Breaking News

Dukung Lawan Hoax &Tolak Golput, Ribuan Warga DKI Jakarta & Luar Jakarta Tanda Tangan Di Spanduk Raksasa


Portalindo.co.id, Jakarta - Sejak Pukul 06.00 WIB Relawan yang tergabung dalam Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) sudah berkumpul di area Bundara Hotel Indonesia (Depan Menara BCA), Minggu (24/3/19).


Antusias warga masyarakat bersama para relawan pegiat media sosial berpartisipasi dalam aksi kebangsaan deklarasi anti hoax tolak golput di car free day (CFD) Sudirman-Thamrin, sebagian besar peserta acara Aksi Kebangsaan Lawan Hoax Tolak Golput Anti ini merupakan pengunjung yang tengah menikmati Olahraga di CFD.


Sebagai awal pembuka acara  dengan sambutan Ketua FPMSI Rusdil Fikri "FPMSI akan berkomitmen dan berjuang melawan hoax dengan konsisten melakukan literasi dalam berbagai bentuk kreatif  yang melibatkan semua kalangan melalui gerakan posting pesan-pesan positif di berbagai lini media utamanya Medsos dalam rangka mempromosikan keunggulan-keunggulan Bangsa sebagai wujud mencintai Bangsa ini dan aktif menjaga persaudaraan Bangsa"Ujar Rusdil Fikri.


Kegiatan ini merupakan inisiasi FPMSI untuk mendeklarasikan warganet agar melawan hoax dan tolak golput demi persatuan Bangsa, karena bagi warganet saat ini cukup terusik atau terganggu dengan semakin banyaknya berita hoax di media sosial.


"Kami siap membantu melawan hoax dan membuat edukasi bagaimana beradapsi dan menggunakan Teknologi Komunikasi dengan bijak dan benar agar bisa bekerjasama dan bergotong royong saling membagi kebenaran guna meredam dan melawan hoax yang marak di jagad maya"Ungkap ketua FPMSI Rusdil.



Pemerintah telah, menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama semakin dewasa dalam menggunakan media sosial. Hal iti agar kedepan tidak ada lagi berita yang tidak benar atau hoax yang diterima atau dibuat oleh warga masyarakat utamanya  para warganet. Terlebih di saat ini yang akan menghadapi pesta demokrasi yakni Pilpres dan Pileg pada April 2019.

Pegiat media sosial Hafyz Marshal yang turut hadir ke aksi kebangsaan mengatakan, kegiatan ini bisa dijadikan pelopor untuk bersama-sama menggelorakan semangat anti hoax, agar  kehidupan bermasyarakat dalam keadaan aman dan kondusif, terutama pada puncak demokrasi  yang bertepatan pada 17 April 2019.

"Ini artinya masyarakat sangat kritis menyikapi situasi dan kondisi yang ada dan sudah jenuh dengan berbagai hoax dan ujaran kebencian, Masyarakat ingin proses keberlangsungan pembangunan nasional dapat berjalan sukses melalui keberlanjutan kepemimpinan nasional yang mengedepankan rasa persatuan Bangsa"Jelas Haftz

Pihaknya berharap, dengan terselenggaranya aksi kebangsaan ini, masyarakat khususnya warganet dapat bersatu dan bersinergi ciptakan  harmoni perdamaian di lingkungan masyarakat dan lingkungan dunia nyata dan dunia maya.

"Kita memang beda dalam pilihan kontestasi  politik tapi kita harus kerjasama dalam menjaga persatuan bangsa untuk kemajuan bangsa. Untuk itu mari kita bergandengan tangan mengawal Pemilu 2019 ini dapat berjalan damai berkualitas dan bermartabat, Mari kita lawan hoax dan tolak golput untuk kemenangan bangsa Indonesia, Menjaga Persatuan Bangsa dan kebhinekaan kita demi NKRI yang kita cintai berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Maju terus kaum milenial demi Indonesia Jaya" Tegas Rusdil.

Usai deklarasi, seluruh peserta Aksi kebangsaan lawan hoax tolak golput juga membubuhkan tanda tangan di spanduk raksasa bersama ribuan masyarakat DKI Jakarta yang Berada di CFD bahkan ada yang datang dari berbagai daerah luar jakarta, sebagai wujud dukungan melawan hoax dan tolak golput demi persatuan bangsa.(amr/red)

Tidak ada komentar