Header Ads


Breaking News

Polsek Kemaraya Kendari Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Sulwan Manto


Portalindo.co.id, Kendari Sultra -- Satuan Kepolisian sektor (Polsek) Kemaraya Kota Kendari Sulawesi Tenggara melakukan rekonstruksi (Reka Adegan) pembunuhan Muh. Sulwan Manto (33), dalam aksi begal di sekitar Pantai Kendari Beach By Pass. Sebanyak 20 adegan diperagakan pelaku. (14/1/19)

Kapolsek Kemaraya Kota Kendari, AKP Risal mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas kasus pembunuhan yang terjadi pada  bulan November 2018 lalu, Motifnya dilatarbelakangi aksi begalnya memalak dengan meminta sejumlah uang serta meminta barang korban.

Dalam agedan tersebut, dihadirkan pelaku utama Dewa (18 thn) dan 3 (tiga) saksi yakni Ahmad (18 thn), Robin (20 thn) dan Ansar (19 thn).

"Ada 20 adegan rekontruksi yang kita lakukan pihak kepolisian Polsek Kemaraya, disaksikan oleh isak tangis keluarga korban, mereka tak menyangka kalau kematian korban akibat pembunuhan"

Dengan adanya rekonstruksi ini sebagai upaya untuk meyakinkan jalan cerita dan kronologis kejadian dari pembunuhan korban, Muh. Sulwan Manto (33 thn) oleh pelaku Dewa (18 thn)

Pantauan awak media, ada 20 adegan yang dilakukan Dewa bersama saksi sebelum menikam/menusuk dengan badik/taji ayam. Pertama-tama, pelaku bersama rekannya dari kelurahan Gunung Jati menuju pantai kendari beach jalan By Pass. Hingga mendapati korban berjalan kaki menuju pulang kerumah setelah seharian bekerja dirumah makan (RM) tiba-tiba muncul pelaku Dewa dan langsung memalaknya dengan sejumlah uang dan meminta barang berharga miliknya korban. Namun tidak mendapati yang diinginkan dari korban, pelaku langsung melakukan aksi penikaman terhadap korban pada bagian dada sebelah kiri dengan menggunakan taji ayam/badik.

"Atas peristiwa tersebut korban langsung tersungkur dan menghembuskan nafas terakhirnya saat menuju kerumah sakit".

Saat ini tersangka pembunuhan diamankan oleh pihak kepolisian Sektor Kemaraya Kota Kendari, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat pasal 338 dengan pidana kurungan penjara maksimal 15 tahun. Terang Kapolsek Kemaraya Kota Kendari, Akp Risal.

Penulis : Darman

Tidak ada komentar