Header Ads


Breaking News

Pemecatan Kader Bisa Menggerus Elektabilitas Partai Di Sisa Tiga Bulan Menuju Pileg.


Portalindo.co.id, Jakarta --DPP PAN semestinya bisa bersikap luwes menanggapi sikap beberapa pengurus di daerah yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf. Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mengingatkan partainya untuk tak sembarang memecat kader. Pemecatan kader bisa menggerus elektabilitas partai di sisa tiga bulan menuju Pileg. 
"Pileg April ini dan kalau dilakukan pemecatan-pemecatan, padahal ini isu 3 bulan menjelang pileg itu akan sangat merugikan partai," kata Bara di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2018.



DPP PAN semestinya bisa bersikap luwes menanggapi sikap beberapa pengurus di daerah yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf. Bukan semata-mata bertolak belakang dengan sikap resmi partai, tetapi demi eksistensi suara partai di daerah. sebagai contoh ketua DPW PAN kalimantan selatan Muhdin yang resmi


mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf. Pemecatan terhadap dirinya bisa berimbas fatal.
"Orang seperti Pak Muhidin di Kalsel dia bukan orang sembarangan, dia adalah aset bagi partai, dia pernah jadi walikota dua periode, dia betul-betul paham kondisi Kalsel," jelasnya. 


Kata Bara, kader-kader terbaik partai di daerah, harus tetap dipertahankan. Itu sebabnya, ia membela sejumlah kader yang berbeda sikap politiknya dengan DPP partai. 


"Ya yang jelas bahwa kepentingan saya pribadi ya, dan kepentingan partai bahwa partai harus tetap solid menghadapi Pileg 2019," pungkasnya.

(suratmi)

Tidak ada komentar