Header Ads


Breaking News

Menyikapi Keresahan Masyarakat mengenai Konten porno yang beredar,MDSK desa Durian laksanakan Musyawarah dan Klarifikasi

Portalindo.co.id -Aceh Tamiang --Menyikapi keresahan masyarakat tentang isu hangat konten porno yang beredar di kalangan masyarakat kampung durian saat ini, tokoh MDSK kampung durian beserta  tokoh muspika,tokoh masyarakat, dan masyarakat desa durian melaksanakan musyawarah dan klarifikasi datok penghulu tentang beredarnya konten porno yg meresahkan warga kampung durian saat ini.Rabu (16/01/2019)
Acara yang dipimpin langsung oleh Camat Kecamatan rantau  itu dilaksanakan berdasarkan beredarnya konten pornografi dimasyarakat yang bersumber akun FB datok penghulu desa durian ,notabenya ketua MDSK menyatakan musyawarah ini merupakan tugas pertama dan ujian yang berat dalam meneruskan amanah masyarakat mengingat MDSK baru menerima SK terhitung mulai tanggal 13 Desember 2018, adanya dukungan moril dari masyarakat membuat MDSK mantap dalam mencari titik terang permasalahan tanpa didasari niat mengkudeta pemimpin gampong yang sah,adapun tertib acara mengangkat dan memaparkan kronologis kejadian beredarnya konten porno yang meresahkan warga kampung durian,isi dari pemaparan kronologis dan upaya2 yang telah dilaksanakan MDSK kampung durian sesuai dengan tupoksi MDSK, antara lain;
- tanggal 25/12/2018 pukul 23.00 wib telah beredar foto porno dari akun facebook datok penghulu desa durian, nur akmal
- tanggal 26/12/2018 MDSK merespon isu tersebut dan mengadakan rapat seluruh anggota MDSK, hasil rapat sepakat menindak lanjuti beredarnya foto porno tersebut.
- tanggal 28/12/2018 MDSK mengadakan rapat lanjutan dengan hasil rapat perwakilan MDSK akan berkunjung kekediaman rumah wanita yang fotonya tersebar
- tanggal 3/01/2019 perwakilan MDSK yang langsung dipimpin ketua MDSK kampung durian beserta imam desa dan beberapa tokoh desa durian lainnya berkunjung ke rumah Lina Efendi didusun metro jaya kampung durian.
-hasil kunjungan menemui saudari lina efendi yang saat itu didampingi suami lina efendi dan saudari lina efendi mengakui bahwa foto yang beredar tersebut benar merupakan foto dirinya
- tanggal 4/1/2019 MDSK mengadakan rapat kembali dengan anggota lainnya dengan agenda rapat memaparkan hasil kunjungan kerumah lina efendi kepada seluruh anggota MDSK
-tanggal (05/1/2019) MDSK kampung durian menghadap camat kecamatan rantau melaporkan kejadian beredarnya konten porno tersebut,camat menyarankan MDSK segera menyelesaikan masalah tersebut agar masyarakat tetap kondusif
-tanggal 6/1/2019 MDSK kp.durian menerima laporan dari perwakilan masyarakat
-tanggal 10/1/2019 terbit pemberitaan dari media Online Portalindo tentang beredarnya foto-foto porno dimaksud
-tanggal 14/1/2019 MDSK kembali menghadap camat untuk koordinasi dan melaporkan hasil kerja sekaligus meminta petunjuk,dan hasil pertemuan dengan camat kecamatan rantau adalah melaksanakan secepatnya dan agar segera ditindak lanjuti,
Secara persuasif moderator menjelaskan pihak MDSK sudah berupaya menyelesaikan masalah ini agar berita tersebut tidak tersebar dan tidak menjadi pemecah belah masyarakat,namun hingga saat ini malangnya permasalah tersebut belum dapat terpecahkan, maka dari itu mau tidak mau MDSK membentuk forum ini.
Camat kecamatan rantau sangat menyayangkan teejadinya hal tersebut dan meminta datok penghulu dan MDSK untuk tetap bijak dan arif dalam mencari solusi masalah ini,
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemaparan dan klarifikasi datok penghulu desa durian.

Berikut klarifikasi  pada forum musyawarah
Datok penghulu
-"ada beberapa kejadian ulah "hecker" yang dialamatkan pada orang-orang terdekat saya"
-" saya menganggap masyarakat yang menandatangani pernyataan resah dan meng amanatkan masalah ini ke MDSK merupakan bentuk dari kudeta pada jabatan yang saya pegang"
-" saya merasa MDSK salah dalam mengambil sikap dengan meneruskan aspirasi masyarakat dengan membuat rapat ini"
-"saya siap meletakan jabatan apabila kasus ini bisa dibuktikan (sambil berdiri dan menepuk dada)".
Masyarakat
- H.Khairullah siregar (ketua LKMK) " berdasarkan undangan yang diterima beliau merasa tidak berhak memberikan pendapat
- Jefrijal (Moderator)" baik diminta ataupun tidak beliau sangat berhak dan berkompeten dalam sumbang saran mengingat keresahan yang sangat akut dan sesuai dengan jabatan yang diembannya"
- Husni " menyikapi kata dan kalimat datok penghulu yang mengatakan tolong dipisahkan antara nur akmal dan datok penghulu,yang seharusnya tidak terpisahkan"
- matsum " menyangkut masalah ini yang berhubungan dengan IT,jadi sebaiknya diserahkan pada pihak yang berkompeten (Kepolisian)"
-T.Jufrifansyah " merasa dirinya juga menjadi korban dari segi materi (Rp.1.200.000) yang dikirim via rek BNI a/n sumarni atas permintaan dari akun nur akmal"
- Husni " menyanggupi untuk bisa membantu melacak no rekening tersebut dengan catatan harus melaporkan terlebih dahulu melapor ke Pihak Kepolisian dan saran tersebut di tolak oleh T,Jufrifansyah pada saat kasus ini mencuat"
- Syarifuddin " secara administrasi atau kelembagaan, seluruh masyarakat telah mempercayakan sepenuhnya pada MDSK untuk mengambil sikap apapun bentuknya"
-sulaiman siregar "untuk semua pihak agar berfikir arif,jernih dan bijak" 

Dilanjutkan dengan pernyataan elemen muspika
Kapolsek Rantau
"Saya sangat menyesalkan permasalahan ini yang sampai saat rapat ini dilaksanakan tidak ada yang melapor"
"menyimak pembicaraan dari seluruh peserta rapat saya menyimpulkan bahwa otak pelaku adalah saudari Lina Efendi (pemilik foto)"
"Seandainya hasil rapat tidak menemui solusi maka akan kita tempuh ke proses hukum"

Selanjutnya tanggapan dari DANRAMIL Rantau
" Ada 2 kemungkinan bisa masuknya gambar porno tersebut ke Hp datok, yang pertama Foto bugil dikirim langsung oleh pemilik foto, yang Kedua dikirim oleh orang terdekat yang mengetahui sandi atau paswoord Hp tersebut, bahwa gambar tersebut bisa masuk ke Hp datok penghulu karna antara saudari Lina Efendi dan Datok penghulu ada pertemanan dalam akun FB dan benar diakui datok penghulu bahwa saudari Lina Efendi ada mengirim foto ke akun Datok Penghulu"

Ditarik dari kesimpulan musyawarah klarifikasi konten porno yang beredar dan membuat keresahan pada masyarakat tersebut ialah bahwa mayoritas suara peserta rapat meminta agar kasus tersebut ditempuh kedalam jalur hukum dan mengadakan rapat selanjutnya di Kecamatan. 

Penulis ( DS.Arya )

Tidak ada komentar