Header Ads


Breaking News

Korban Lakalantas Minta Wakil Ketua II DPRD Morowali Bertanggung jawab

Portalindo.co.id, Morowali --Soal kejadian kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tabrak lari yang melibatkan Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Morowali dengan kendaraan roda dua milik Meilan di Desa Tumora Kecamatan Poso Pesisir Utara Agustus 2018 lalu, menyisahkan duka bagi korban dan keluarga. Hal itu disampaikan Ayah Meilan, Titus via handphon kepada sejumlah wartawan di Bungku, Sabtu, Minggu, 13 Januari 2019.
Ilustrasi Portalindo

Titus menuturkan kronologis kejadian lakalantas Agustus 2018, saat itu , anaknya Meilan dari rumahnya hendak ke rumah salah seorang temannya di desa Tumora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso dengan menggunakan kendaraan roda dua. 

"Saat tiba di depan rumah temannya yang dituju, ia langsung memarkir motor di pinggir jalan dibawah aspal. Sebelum memasuki  rumah temannya, meilany mendengar suara benturan keras," ungkapnya. 

Dan ketika menoleh, anak saya melihat, sepeda motor yang dikendarainya sudah terseret beberapa meter oleh salah satu mobil dinas dari arah Poso menuju Palu, yang kemudian langsung melarikan diri. 

Dalam pandangan Meilan, tambahnya, setelah motor terlepas dari seretan mobil dinas,  sang pengendara mobil dinas tersebut, langsung melarikan diri dan bahkan hampir menabrak pekerja drainase yang ada disekitar lokasi kejadian.

"Beruntung dilokasi kejadian, ditemukan plat nomor polisi mobil dinas asal Morowali. Setelah mencari informasi, tiga hari kemudian diketahui bahwa mobil tersebut milik Wakil Ketua II DPRD Morowali," jelasnya.

Selanjutnya, pihak keluarga korban mencoba untuk berkomunikasi via handphone kepada Wakil Ketua II DPRD Morowali, Kuswandi. Kala itu, Kuswandi mengaku siap bertanggungjawab. Tetapi dalam perjalanannya, Kuswandi seolah lari dari tanggungjawabnya.

"Saat kita berkomunikasi, kemarin dia sudah mengakui atas kejadian tersebut. Bahkan Kuswandi meminta untuk penyelesaian permasalahan itu dilakukan secara kekeluargaan," bebernya.

Sementara untuk perbaikan, Kuswandi menyarankan untuk dibawah ke Diler agar diperbaiki. Sehingga, korban membawa kendaraannya ke diler. Kuswandi selanjutnya Ia mengirimkan dana DP perbaikan sebesar Rp. 500 ribu, karena pihak diler meminta DP untuk perbaikan.

“Hanya sebatas itu saja dana perbaikan dari Kuswandi, padahal kerusakan motor ini diprediksi mencapai 10 jutaan. Bahkan, karena motor ini rusak terpaksa anak kami yang masih berstatus honor salah satu instansi di Poso, terpaksa berhenti karena tidak memiliki kendaraan lain untuk digunakan,” imbuhnya.  

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Morowali, Kuswandi saat dikonfirmasi terkait hal itu membenarkan lakalantas tersebut dan sudah ada komunikasi dengan pihak korban maupun dengan keluarganya. Soal tanggungjawab, Ia mengaku lost kontac atau hilang kontak dengan korban maupun keluarga yang bersangkutan.

“Hmmm saya kira apa.tidak ada tabrak lari justru malah kejadian lalu itu hanya kena senggol mobil saja. ngeriii kalau bilang tabrak. Kalau soal itu Tidak ada yang perlu di tanggapi, karena sudah ada pembicaraan sebelumnya baik dengan pihak keluarganya maupun yang bersangkutan langsung.terkait urusan itu. Hanya lost kontak aja. Saya minta no hapex kalau ada untuk di hubungi,” jawab Kuswandi menanggapi konfirmasi wartawan via aplikasi WatsApp, Senin, 14 Januari 2018.

Penulis : Wardi

Tidak ada komentar