Header Ads


Breaking News

Kampong Mandilan Sangat Membutuhkan Perhatian Pemerintah Kota Subulussalam

Portalindo.co.id, Kota Subulussalam, Aceh --Kampong Mandilan di tandai dengan Makam sepanjang 20 Meter yang terdapat dipinggir jalan menuju PT PTP tembus ke Trumon Aceh Selatan,di mana Masjid Permanen belum ada dan Puskesdes jadi kumuh di Kampong Mandilan. 
Kondisi Gedung Puskesdes, Tidak Terawat

"Kampong Mandilam yang sudah ada sejak zaman penjajahan kolonial belanda ini belum memiliki Masjid permanen yang layak seperti kampong-kampong lain di Subulussalam, dimana kampong-kampong lain mempunyai Masjid yang permanen."kata Kamilin Solin Kepala Kampong (Kades) Mandilan.
Kondisi Makam sepanjang 20 meter

Bukan tidak ada upaya dimasa kula sebagai kepala kampong Mandilan saat itu dan dilanjutkan Safran sebagai Pj. "saya sendiri telah beberapa kali mengajukan permohonan berupa profosal pembangunan Masjid ketingkat Provinsi dan Kota, namun sampai saat ini, 11 Januari 2019 belum ada tanggapan positif dari Instansi terkait."ungkap Kamilin Solin.
Lokasi Pembangunan Masjid Hingga Saat ini 

Lanjut Kamilan, "Menyikapi keinginan masyarakat Kampong Mandilam yang ingin memiliki Masjid yang perpanen, pihaknya selaku kepala kampong berencana mengajukan program pembangunan Masjid tersebut di ADD secara bertahap yang membutuhkan biaya berkisar 200 juta rupiah."tegas Kamilin

Selain Masjid, Kamilin juga mengharapkan adanya tenaga kerja kesehatan atau Bidan yang ditugaskan dan tinggal  menempati gedung Puskesdes yang telah disediakan  pemerintah dikampong Mandilam sehingga masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis tidak harus menjemput atau memberitahukan kepada tenaga kerja medias atau Bidan ke kampong Lae Mate.

"Gedung Puskesdes terlihat kumuh dikarenakan gedung tersebut tidak ada perawat yang menempati alias kosong, disebabkan tenaga media yang bertugas di kampong Mandilam berdomisili di kampong Lae Mate."Tutup Kamilin Solin

(Sabirin S)

Tidak ada komentar