Header Ads


Breaking News

Heboh!!! Foto Setengah Bugil Seorang Wanita Di Media Sosial

Portalindo.co.id, Kuala Simpang. --Beredarnya beberapa foto syur wanita tanpa busana bersama seorang pria  membuat heboh kalangan masyarakat di Aceh Tamiang.Senin(07/01/2019)
Dalam isi konten tersebut menunjukkan foto syur yang menggambarkan tindakan asusila, foto tersebut memperlihatkan gambar seorang wanita yang sedang "endehoy" bersama seorang lelaki,setelah ditelusuri diketahui wanita tersebut merupakan warga Kampung durian Kecamatan Rantau,Aceh Tamiang berinisial LN (37th) yang merupakan istri dari  HS alias ketol
Dalam konten foto syur tersebut  dibubuhi juga dengan kalimat-kalimat berupa chattingan porno,yang merupakan isi percakapan antara LN dengan seseorang yang hingga saat ini belum diketahui dan masih di pertanyakan.

Saat dikonfirmasi perihal kabar tersebut,suami LN mengakui bahwa benar foto yang saat ini tersebar luas merupakan foto istrinya,dan laki-laki yang bersama LN adalah dirinya.kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan perihal siapa penyebar konten porno tsb, HS alias Ketol  menolak untuk menjawab, dan saat wartawan meminta izin untuk agar istrinya bersedia dimintai keterangan ia menolak dengan alasan LN sedang tidur.

Saat dikonfirmasi,Nur akmal,datok penghulu desa durian,beliau menyatakan bahwa cerita yang berkembang di masyarakat serta tuduhan yg dialamatkan untuk dirinya dengan dugaan datok yang menyebarkan konten2 porno tersebut,ia menjelaskan itu adalah hecker,namun hingga saat ini laporan peng" heckeran" belum diterima oleh pihak berwajib.

Ditempat yang terpisah .saat dikonfirmasi,Tokoh masyarakat yang merupakan MDSK kampung durian,Abizar mengakui banyaknya laporan masyarakat perihal beredarnya foto-foto bugil tersebut.

"Iya..sudah banyak laporan dari masyarakat kepada kami perihal hal tersebut,bahkan kami sudah mencoba menyelesaikan dengan mengunjungi rumah LN namun belum kami temui akar permasalahan dari kasus ini. setelah ini kami mencoba menyurati camat lalu melaporkan secara resmi kasus ini kepada pihak yang berwajib untuk mengetahui siapa dalang  penyebar konten porno yang sangat meresahkan tersebut." imbuhnya.

Kasus seperti ini sangat tidak mencerminkan keislaman,apalagi kita berdiri di bumi serambi mekkah.bumi aceh yang kental dengan islamnya harus ternoda dengan kasus-kasus seperti ini.ini sangat memalukan!.tegasnya.

Terkait kasus dugaan penyebaran konten porno tersebut,tersangka dapat dijerat sesuai dengan UU 44/2008 tentang pornografi pasal 4 ayat 1 yang berbunyi" setiap orang dilarang, membuat,menyebarluaskan, pornografi. Dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun penjara atau denda 6 milyard rupiah

(DS AR)

Tidak ada komentar