Header Ads


Breaking News

Anak Tega Menganiaya Bapak Kandungnya Hingga Meninggal


Portalindo.co.id, Jakarta --
Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang anak yang menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia dengan Clurit.

Penganiayaan hingga meninggalnya seorang ayah yang di lakukan oleh putranya sendiri, PR alias R (24), yang terjadi di jalan kapuk sawah RT.010/12, pukul 18.45 WIB, Selasa 29 Januari 2019, Kel.kapuk, Kec.Cengkareng Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng Kompol H. Khoiri, SH, MH, di dampingin Kanit Reskrim AKP Antonius SH mengadakan Press Conference di Halaman Polres Metro Jakbar, Kamis, (31/01/2019)

"Korban Abdurachman (58) dianiaya oleh anak kandungnya sendiri, PR alias R (24)  hingga tewas dengan sebilah Clurit bergagang kayu bersarung kulit, pada saat itu tersangka sedang di pos RT.11/12 Kel.Kapuk membantu temannya Shahrudin alias Safi service TV tetangga tersangka, tersangka dan temannya minum minuman beralkohol (anggur orang tua) dan pada saat itu tersangka mengatakan pada temannya Safi, "kalau servis lihat-lihat orang" (yang artinya supaya diperbaiki dengan baik) lalu temannya tersebut tidak senang dan memukul mukul pelan jidat tersangka dengan tangan kanannya dan menendang kakinya (paha)."kata kapolsek cengkareng

Khoiri melanjutkan,  Tersangka pergi ke rumah pemilik TV dan bertemu anaknya yang bernama Medi. Lalu tersangka mengatakan, cin...cin sini lihat dah saya ditoyor-toyor dan di tendang. Medi mengatakan itu cuma mancing-mancing lu."ucap khoiri.

Korban datang dan melihat tersangka sedang ribut mulut dengan temannya Safi dan korban mengatakan"sama aja berdua" korban pulang kerumah disusul tersangka, korban ada didapur, tersangkapun mendekati korban dan mengatakan, pak ! Kok belain orang, bukan anak sendiri yang sudah di pukulin yang di bela ?
Korban mengatakan"sama aja berdua" lalu tersangka masuk kamar mengambil sebilah clurit dan dibuka dari sarungnya, tersangka keluar dan langsung membacokkan clurit itu tersebut ke arah bahu korban sebelah kiri. Korban langsung tergeletak di belakang pintu.

"Korban di larikan ke RSUD cengkareng dan begitu di periksa oleh suster dinyatakan korban sudah meninggal dunia dan tersangka langsung di serahkan ke Polsek Cengkareng Untuk diamankan."Tutur Kompol Khoiri.

Dalam kasus pembunuhan ini polisi langsung mengecek TKP,  membuat Visium et Repertum dan mengirim mayat ke RS Polri Pusat, mencari dan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, memeriksa tersangka dan mengirim pemberitahuan kepada  keluarga tersangka.

Kompol Khoiri menambahkan, Para saksi-saksi, Laela Mayasari (34), Syahrusin alias Safi (36) dan Supriono (39). Adapun barang bukti yang kami amankan, sebilah Clurit bergagang kayu bersarung kulit, satu potong kaos oblong dan satu potong celana pendek warna hijau."Tutup Kompol Khoiri.

Penulis : yadi

Tidak ada komentar