Header Ads


Breaking News

Peringati Hari Hut Ke-42 GAM,Gelar Zikir Bersama Hingga Pengibaran Bendera Bintang Bulang



PORTALINDO.CO.ID, ACEH UTARA - Peringatan hari ulang tahun ke-42 Gerakan Aceh Merdeka di sejumlah daerah ditandai dengan zikir bersama,

santunan anak yatim dan pengibaran bendera bintang bulan, Selasa (4/12/2018) pagi.

Pengibaran bendera GAM terlihat dalam rangkaian ulang tahun di Desa Meunasah Mayang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya dan wakilnya, Yusuf Muhammad, serta Ketua DPRD Lhokseumawe M Yasir.

Bendera itu disahkan oleh DPRD Aceh dalam Qanun (Peraturan Daerah) Nomor 13/2013 lambang dan bendera Aceh.

Namun, belakangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tidak menyetujui bendera tersebut.

Bahkan polisi sehari sebelumnya mengimbau agar tidak ada pengibaran bendera hingga ada keputusan dari pemerintah pusat.

Dalam sambutannya, Suaidi Yahya menyebutkan, isi perjanjian (MoU) Helsinki antara RI dengan Gerakan Aceh Merdeka harus segera diselesaikan.


“Jangan hanya selalu berbicara cooling down. Padahal permasalahan bendera dan lambang sudah disahkan oleh DPRA, artinya sudah sah untuk digunakan. Ini perlu dituntaskan segera,” katanya.

Pengibaran bendera hanya berlangsung sebentar setelah itu diturunkan sendiri oleh panitia acara tersebut.

Di tempat lainnya juga digelar peringatan HUT Ke-42 GAM di Desa Geulumpang Sulu Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Peringatan di lokasi ini dihadiri Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib.

Dalam kesempatan itu, Thaib mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memperkuat perdamaian yang telah terjadi di Aceh.

Panitia juga memberikan santunan untuk anak yatim.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Lhokseumawe dan Polda Aceh terkait peringatan ulang tahun GAM tersebut.(Adl)

Tidak ada komentar