Header Ads


Breaking News

Pembuangan Limbah Cair Kesungai Tukad Mati, Berbuntut Panjang


PORTALINDO.CO.ID, BALI, - Pembuangan limbah cair oleh Denpasar Sewerage Development Project (DSDP) ke Sungai Tukad Mati di kawasan Legian, Kuta, Badung berbuntut panjang.

Dikarenakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung yang berusaha melakukan pembersihan di sepanjang sungai menjadi sia-sia.
Bahkan DLHK Badung pun memberikan warning terhadap DSDP untuk memperbaiki SOP.

Rabu (12/12/2018), Kadis DLHK Kabupaten Badung, I Putu Merthawan menjelaskan, adanya laporan masyarakat terkait limbah cair tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengambil langkah tegas dalam menyikapi ulah DSDP yang membuang limbah cair ke sungai.

Ahkirnya langkah tersebut membuat pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali melalui UPT pengelolahan air dan limbah menyurati pihak DLHK untuk mengklarifikasi terkait pembuangan limbah cair.

Ada berbagai poin dalam surat tersebut, namun pihak DLHK tetap acuh tak acuh atas tindakan itu dan dinilai telah mencemari sungai yang selama ini dalam proses pemantauan dari tim DLHK.

"DSDP harus bertangungjawab atas tindakannya yang membuang limbah cair ke sungai."

"Kita memang sudah terima surat dari PUPR Provinsi terkait pemberitahuan. Tapi, ini menyangkut lingkungan hidup dan harus dihentikan," tegasnya.

Setelah menerima surat berisi permaklumam itu, pihaknya melalui Tim Buru Sergap Perusak Lingkungan alias Brusli memeriksa kembali lokasi yang menjadi tempat pembuangan limbah cair.

Mujurnya, tim sudah tidak menemukan adanya aliran limbah dari DSDP yang mengalir ke sungai.

Lanjutnya, pihaknya akan tetap memantau berbagai tindakan pihak-pihak yang merusak atau mencemari lingkungan.

"Pada dasarnya, kita selalu fokus pada lingkungan hidup. Jadi, jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi, tentu sangat merusak dan memberikan dampak yang buruk. Kami juga sudah memberi warning untuk segera memperbaiki SOP dari DSDP," ujarnya

Sebelumnya DLHK Kabupaten Badung menerima laporan dari masyarakat dikarenakan adanya dugaan limbah yang dibuang oleh DSDP ke Sungai.

Atas laporan tersebut, timnya melakukan pendalaman di lapangan dan memang adanya aliran limbah cair ke sungai.

Kejadian pembuangan limbah cair ke sungai merupakan kali kedua dilakukan oleh DSDP yang berada dibawa PUPR Provinsi Bali. Pihak Kadis DLHK Badung pun mengecam keras tindakan tersebut. (Tus)

Tidak ada komentar