Header Ads


Breaking News

Oki Asokawati: Caleg Memiliki Penggemar Masing - Masing

Portalindo.co.id - Jakarta - Oki Asokawati Calon legislatif Partai NasDem sejak pertama memutuskan bertarung di pemilihan legislatif, Oki percaya diri bakal melenggang kembali ke parlemen meski berpindah partai, yakin setiap caleg memiliki 'penggemar' masing-masing.
Oki tak pernah mengurusi 'dapur' caleg lain. Dia lebih fokus mengeksplorasi keunggulannya untuk mendapatkan dukungan masyarakat. 

"Menyayangi konstituen dari hati, karena apa yang dari hati akan turun ke hati pula, dan berbicara keterpilihan itu adalah masalah hati pemilih," kata Oki saat dengan awak media, Sabtu, 8 Desember 2018. 

Oki merupakan caleg petahana. Periode 2014-2019, Oki terpilih sebagai anggota legislatif melalui Partai Persatuan Pembangunan. Kursi di Senayan telah ditinggalkannya sejak Agustus 2018 karena berpindah partai.

Kini, Oki memutuskan maju melalui Partai NasDem. Ia bakal bertarung dengan sejumlah nama beken di daerah pemilihan Jakarta II. 

Dapil itu diisi nama tenar seperti Biem Benjamin dari Partai Gerindra, Eriko Sotarduga dan Masinton Pasaribu dari PDI Perjuangan, dan Hidayat Nur Wahid dari PKS. Tak cuma muka lama, dapil ini juga diisi Liliana Tanoesoedibjo dari Partai Perindo dan Tsamara Amany dari PSI. 
Nama beken itu tak membuatnya gentar. Oki selalu turun bertemu konstituen saat masa reses ketika menjabat sebagai anggota DPR. Tatap muka antara dirinya dan konstituen semakin meningkat semenjak mengundurkan diri dari parlemen. 

"Sosialisasi ke dapil terus saya laksanakan. Karena rumah saya juga di dapil saya, maka hal itu bisa saya lakukan sesering mungkin," kata Oki. 

Saat berkunjung ke dapil, Oki kerap ditanya masalah Kartu Indonesia Sehat. Dia pun dengan lugas menjawab pertanyaan itu karena pernah terlibat dalam pembuatan Undang-Undang tentang BPJS Kesehatan. 

Oki juga kerap mengadakan bakti sosial di dapilnya. Bertarung di Ibu Kota, membuat Oki melek dengan isu yang berkembang di kota besar. Contohnya, tentang pola asuh anak dan fenomena ibu muda pekerja yang menitipkan anak kepada anggota keluarga lain. 

"Penjelasan saya mengenai ramalan 2045 Indonesia akan mencapai Masa Indonesia Emas, perlu mereka sadari bahwa pola asuh saat inilah yang akan menentukan, kita akan merealisasikan ramalan itu atau sebaliknya," jelas Oki. 

Ada banyak agenda yang bakal diperjuangkannya jika kembali duduk di parlemen. Hal itu seperti program kesejahteraan keluarga, merevisi usia minimal perkawinan anak perempuan dan laki-laki yang dinilai belum sesuai ketentuan World Health Organization, pelindungan pekerja migran, dan evaluasi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. 

"Karena masalah kesehatan dan ketenagakerjaan adalah masalah pengembangan dan kemajuan SDM yang akan menjadi barometer bagi pembangunan Index Kemanusiaan Indonesia," jelasnya.

Oki sadar dengan tantangan yang bakal dihadapinya karena berganti partai. Dia pun tak bakal memaksakan diri merebut suara dari pendukung partai sebelumnya. 

"Saya bekerja di lokasi-lokasi yang mau menerima saya saat ini. Alhamdulillah, saya sudah cukup padat membuat agenda sosialisasi," kata Oki. 

Oki menargetkan suara yang lebih baik dibandingkan saat terpilih pada 2014. Namun, Dia tak merinci berapa banyak jumlah suara yang ditargetkannya.

Dia pun yakin bakal mencapai target itu. Dia percaya hasil yang baik akan didapatkan jika seseorang bekerja maksimal. 

"Kerja maksimal, sayangi konstituen dan hasil saya serahkan kepada Sang Maha Pengatur," pungkas Oki.(aksan)

Tidak ada komentar