Header Ads


Breaking News

Miliki Hubungan Asmara,Satu Napi Kabur Di Bantu Petugas Lapas Cipinang



Ilustrasi

PORTALINDO.CO.ID, CIPINANG - Diduga dibantu seorang perempuan oknum petugas Lapas Kelas I Cipinang, narapidana bernama Muhammad Said berhasil kabur.

Keduanya diketahui memiliki hubungan asmara, hingga rela membantu kabur dari jeruji besi.

Mendengar kabar tersebut, Kepala Lapas Kelas I Cipinang Oga G Darmawan mengecek langsung jumlah napi yang berada di Lembaga Permasyarakatan Kelas 1 Cipinang.

Jumlah keseluruhan napi seharusnya berjumlah 4.126. Akan tetapi, usai dihitung kurang satu orang.
Dikatakannya, pengecekan dilakukan di semua kamar tahanan. Termasuk masjid, gereja, dapur dan gorong-gorong.

Namun pencairan napi kabur tidak ditemukan.
"Kami cari hingga ke gorong-gorong, pembuangan air sampah dan kemudian gelanggang belakang.

Tapi tidak ada," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (9/12).

Oga menjelaskan, pencarian napi kabur dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, Sabtu (8/12).

Akan tetapi Muhamad tak ditemukan. Selanjutnya, pihak lapas melapor ke polisi guna memburu napi yang kabur.

Termasuk mengungkap bagaimana cara Muhammad kabur.

"Setelah melapor, langsung dilakukan olah TKP. Hasil selanjutnya kami serahkan kepada kepolisian.

Saat olah TKP, nggak ada jeruji yang jebol," kata dia lagi.

Oga pun mengungkapkan kendala di Lapas Kelas 1 Cipinang.

Menurutnya selama ini kondisi lapas mengalami kelebihan kapasitas. Dari yang seharusnya 1.100 orang, akan tetapi menampung napi hingga 4.126 orang.

Dia menjelaskan kapasitas tempatnya adalah 1.100 orang. Tapi, jumlah napi di sana sudah melebihi kapasitas.

Selain itu, kata Oga, jumlah anggota yang terbilang minim belum mampu mengendalikan jumlah napi yang terlampau terlalu banyak.

Disebutkan, ketua regu jaga di Lapas Kelas 1 Cipinang hanya 20 orang per regu jaga.


"Memang sudah kelebihan (kapasitas). Di sini menampung empat wilayah hukum. Jakarta Timur, Selatan, Utara, Pusat, juga Kepuluan Seribu. Termasuk pindahan dari Medan," katanya.(Guntur)

Tidak ada komentar