Header Ads


Breaking News

Kemenperin : Generasi Muda Diharap Jadi Pemimpin Industri Fesyen

Portalindo.co.id, Jakarta --Keunggulan dalam  kekayaan serta kearifan lokal terkait tekstil yang cukup bervariasi bisa menjadi potensi yang bisa dilihat atau ditangkap oleh orang-orang kreatif. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap generasi muda bisa menjadi pemimpin dan pendorong di dalam sektor industri fesyen.
Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan Kemenperin E. Ratna Utarianingrum dikutip dari Antara, Minggu, 16 Desember 2018, mengatakan,""Generasi muda inilah yang kita harapkan bisa mendorong hal tersebut, menjadi pemimpin dalam sektor ini," 



Dia menjelaskan generasi muda bisa mengembangkan kearifan lokal melalui produk-produk kreatif yang dihasilkan oleh mereka. Menurutnya, kalau hal ini bisa dikolaborasikan akan sangat bagus mengingat kekayaan Indonesia yang begitu melimpah dan berkualitas, khususnya dalam sektor fesyen.
"Kalau kita kemas oleh orang-orang yang kreatif, tentunya akan menjadi hal yang bisa diperhitungkan, memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi," kata Ratna usai menutup kegiatan program Creative Business Incubator (CBI) 2018 bagi pelaku industri kreatif kriya dan fashion di bawah usia 28 tahun.

Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah, swasta dan akademisi dalam perencanaan, pelaksanaan program, business pitching dan evaluasi. Pihak akademisi yang terlibat dalam program CBI ini adalah tim dari Universitas Prasetiya Mulya untuk penyusunan kurikulum serta pelaksanaan program.


Sedangkan pihak swasta yang berkolaborasi dalam program tersebut antara lain Tokopedia untuk aspek pemasaran, kemudian Angel Investment Network Indonesia, Angel Investor, Talent Indonesia dan lain-lain dalam aspek evaluasi perencanaan bisnis serta 'business pitching'. Dari pihak BUMN turut terlibat Desk Inkubasi Bisnis Mikro dan Ritel Bank Rakyat Indonesia (BRI).


"Dengan berbagai fasilitas yang diberikan, kami berharap  26 pelaku industri kreatif bidang kriya dan fesyen ini bisa menjadi ujung tombak dalam pengembangan industri kreatif kriya dan fesyen di masa depan," ujar Ratna. (Aksan)

Tidak ada komentar