Header Ads


Breaking News

Jokowi: Silahkan Cek Kakek,Nenek, Bapak Dan Ibu Saya, Semua Muslim

Portalindo.co.id, Makassar --Di depan ratusan relawannya di Celebes Convention Center, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kembali Calon Presiden Joko Widodo  (Jokowi) menepis tudingan sejumlah pihak yang menyebutnya sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI).Jokowi menganggap fitnah tersebut perlu diluruskan.


Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun mempersilakan semua pihak untuk mengecek tentang latar belakang keluarganya. Sehingga, kata dia, bisa meluruskan hoaks dan fitnah tersebut.
"Ini adalah fitnah-fitnah yang harus diluruskan. Bapak, ibu saya muslim. Kakek, nenek saya muslim semuanya," kata Jokowi, Makassar, Sabtu (22/12/2018).
"Kalau mau mengecek gampang, ke masjid di dekat rumah saya di Solo, cek masjid di dekat rumah orangtua saya di Solo, gampang banget," ucap Jokowi.
Selain itu, lanjut dia, di kampung halamannya Solo, Jawa Tengah banyak ormas-ormas Islam yang berdiri. Dia pun meminta kepada masyarakat untuk meminta keterangan dari sejumlah ormas Islam tersebut.

"Sekarang ini di Solo ormas banyak sekali, dicek saja di situ tapi seperti apa sebetulnya supaya tidak termakan oleh isu-isu yang sangat menyesatkan," tambah Jokowi.

Jokowi mengaku ingin menang besar di Sulawesi Selatan saat Pilpres 2019 mendatang. Oleh karena itu, dia meminta semua relawannya di Sulsel untuk bekerja keras sehingga perolehan suaranya melebihi Pilpres 2014 lalu.

"Di 2014, saya dan Pak JK dapatnya 70 persen, saya sangat bangga sekali. 2019, kita harapkan angka itu bisa lebih karena kerja keras bapak ibu semuanya," kata Jokowi, Sabtu (22/12/2018).
Jokowi yakin, seluruh relawannya di Sulsel bisa memenuhi target perolehan suara untuk Pilpres 2019. Hal ini, kata dia, bisa dilihat dari semangat para relawannya.

"Kalau saya lihat semangatnya yang hadir di sini, saya yakin lebih dari itu. Nanti kita lihat 2019," ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan kepada seluruh relawannya untuk menjaga, memelihara, serta merawat persatuan. Terutama, ketika mendekati Pemilu 2019.(Irma.w)

Tidak ada komentar