Header Ads


Breaking News

Icapan Jempol,,,Terhadap Perusahaan PT. Bososi Pratama Patut Diapresias


Portalindo.co.id, Kendari Sultra -- Bukan hanya sekedar icapan Jempol semata namun patut diapresiasi atas keberadaan dalam beraktivitas perusahaan PT. Bososi Pratama, sebab banyak asas mamfaatnya dan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan hasil pendapatannya demi kesejahteraan melalui program kompensasi dan royalty.
,
Ashari, S.Sos. Pimpinan Lembaga Lempeta Konawe Utara Sultra

"Perusahaan PT Bososi Pratama yang bergerak di bidang pertambangan Ore Nikel, yang berada diwilayah Desa Marombo Pantai Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara (Sultra). Saat ini tengah kembali melakukan aktivitas penambangan dan penjualan Ore nikel sejak PP nomor 1 tahun 2014"

Meskipun banyak isu miring dan protes yang di lakukan oleh para penggiat aktifis ( LSM ) termasuk pemberitaan Media di Sultra sesungguhnya itu berita hoax, karena kenapa??? itu adalah masa lalu yang di alami oleh perusahaan sejak tahun 2011, itupun hanya sebatas kelalaian administrasi yang tentunya ada prosesnya. 

"Justru masukan positif bagi perusahaan PT. Bososi dengan adanya warning persoalan issu yang ada mulai terkait Ilegal Mining, Perambahan Kawasan Hutan, sampai dengan kewajiban perusahaan bayar pajak, royalti, termasuk PNBP. Namun Perusahaan PT. Bososi Pratama mampu menyelesaikan secara bertahap dan sebenarnya itu patut di apresiasi" ujarnya Ashari

Dikatakan Ashari, S.Sos, sebagai penggiat LSM LEMPETA Konawe Utara, sontak saja terheran, "loh ada kepentingan apa di balik semua ini sampai-sampai yang katanya LSM Nasional pun ikut berkoar-koar. Kami juga tidak diam jika PT. Bososi Pratama salah, namun sejauh ini sebelumnya kami sudah melakukan penelusuran bahwa apa yang di tuduhkan semua sudah Clear. Terang Ashari

"Untuk diketahui, PT Bososi Pratama sudah mengantongi IPPKH dari Kementerian Kehutanan seluas 495,42 Ha, sebelum IPPKH terbit ada keputusan Bupati Konawe Utara nomor 472 Tahun 2012 tentang kelayakan Lingkungan Pertambangan Biji Nikel PT Bososi Pratama. Jelasnya Ashari

Selain itu, ada Surat Gubernur Sulawesi Tenggara nomor 522/2726 tanggal 8 Agustus 2012 tentang hal untuk memperoleh rekomendasi dan untuk memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan serta IUPnya juga sangat jelas atas dasar Keputusan Bupati (KW.11 JN OP 001) belaku untuk jangka waktu paling lama sampai 2031.

"Adanya tuduhan tunggakan pembayaran PNBP, dinyatakan bahwa sampai 10 Oktober 2018 belum ada tercatat piutang PNBP atas nama PT Bososi Pratama pada acara rekonsiliasi piutang PNBP mineral dan batubara nomor 31/BAR-IUP/DBN.PW/X/2018 dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) RI" terang Ashari

Kami sebagai Lembaga Lempeta Konut tentunya juga mengapresiasi kawan-kawan yang prihatin terhadap daerah kami, namun alangkah baiknya dilakukan konfirmasi awal kepada PT. Bososi Pratama, guna menanyakan sampai dimana proses kelengkapan Administrasinya agar tidak menjadi opini yg menyesatkan. Untuk saat ini kami hanya melihat dari sisi sosial ekonomi terkait keberadaan PT. Bososi di Marombo Konawe Utara, banyak masyarakat lokal yang bergantung nasib didalamnya, mulai dari perekrutan karyawan, pemberdayaan, sudah barang tentu mempercepat laju perekonomian dilingkar tambang. Sebutnya Ashari

Untuk itu, saya sebagai Pimpinan Lembaga LEMPETA Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara, mengharapkan kepada pihak perusahaan PT. Bososi Pratama, sekiranya menjadi contoh dari sekian banyak IUP di Sultra khususnya didaerah Konut, dan terkait implementasi Corporate Social Responbility (CSR) untuk dapat lebih ditingkatkan. Harapnya Ashari, S.Sos

Laporan Darman

Tidak ada komentar