Header Ads


Breaking News

Hadapi Tahun Politik 2019, FPII himbau Pengurus Se Indonesia Kompak Jaga Netralitas – Bahana Indonesia



PORTALINDO.CO.ID, JAKARTA - Untuk mempercepat pemulihan kembali kota Palu kedepan, pasca bencana gempabumi, Tsunami dan Likuifaksi, Walikota Palu, Drs Hidayat akan mengusulkan anggaran sebesar Rp 100 Milliar.


Walikota Palu mengatakan dana tersebut dialokasikan untuk mengantisipasi persiapan pembiayaan pembangunan sarana dan prasana jalan pada lokasi hunian tetap (Huntap), jika nantinya tidak adanya anggaran untuk hal itu.

Namun, bilamana nantinya anggaran pembangunan Hunian tetap dan sarana prasarana pendukung sesuai Mater Plang tersedia, maka anggaran tersebut menjadi Saving.

Dan dapat dialokasikan untuk penggunaan lainnya sesuai kebutuhan dan persetujuan DPRD, sama seperti alokasi anggaran bantuan pengungsi dari APBD tahun 2018 Kota Palu tetapi BNPB bersedia untuk membiayainya maka anggaran tersebut saat ini kita saving, kata Hidayat saat kordinasi diruang kerja Gubernur Sulteng, (30/11/2018).

Niat tulus Walikota Palu tersebut mendapat tanggapan positif dari Gubernur Sulteng, dikatakannya antisipasi yang dilakukan Walikota Palu sangat baik, agar kebutuhan masyarakat dapat teratasi, jika tidak ada anggarannya kedepan.

“Ini semua antisipasi yang sangat baik, Walikota memikirkan kebutuhan masyarakat kedepan,” ujar Longki Djanggola menanggapi niat Walikota Palu.

Namun, Gubernur Sulteng memastikan, alokasi anggaran pembangunan huntara dan pendukungnya akan dibiayai Pemerintah sesuai master plan Kota Palu yang baru.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola berpesan kepada Walikota Palu, Ketua DPRD dan anggota DPRD, agar fokus untuk memikirkan bagaimana cara percepatan pemulihan kondisi masyarakat.

“Jangan memikirkan hal – hal lain dulu. Saya harapkan fokus saja untuk memikirkan pemulihan kondisi masyarakat supaya masyarakat kita cepat pulih,” harap Gubernur.

(Adm/hms)


Tidak ada komentar