Header Ads


Breaking News

FORKOM-UHO Kendari, PT. SJM Selaku Pemegang IUPK Dinyatakan Pailit



Portalindo.co.id, Kendari Sultra -- Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Universitas Halu Oleo (Forkom-UHO) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Dinas Kehutanan Sultra dan Dinas ESDM Sultra, Kamis (6/12/2018).


"Pasalnya perusahaan PT. Sultra Jembatan Mas (PT. SJM) sebagai pemegang IUP atau IUPK tidak memenuhi kewajiban yang ditetapkan dan melakukan tindakan pidana serta pemegang IUP dinyatakan Pailit"

Dalam orasinya Forkom-UHO, Hirman mengatakan perusahaan PT. SJM sejak tanggal 10 juni 2014 dinyatakan dalam pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Makassar No 01/PKPU/2014/PN. Ungkap Hirman


"Niaga Makassar tanggal 10 Juni 2014, Dr. Hj. Tutik Sri Suharti, SH. dan Peni Sapta Wulansari, SH telah diangkat selaku kurator PT. Sultra Jembatan Mas ( PT. SJM) dalam Pailit"

Lanjutnya, dikatakan Hirman bahwa PT. Konnikel Mitra Jaya (PT. KMJ) merupakan perusahaan yang menjadi tenaga ahli dan pemodal untuk melanjutkan kegiatan terkait IUP OP PT. SJM sesuai penetapan Hakim Pengawas No 1/PKPU/2014/PN. Ujarnya

"Perjanjian kesepakatan sewa produksi IUP OP PT. SJM antara Tim Kurator PT. dengan PT. Konnikel Mitra Jaya (KMJ) tanggal 22 Desember 2012, maka atas dasar Surat Pengadilan dan Surat kesepakatan itulah Tim kurator dan PT. KMJ, melanjutkan kegiatan di IUP Operasional Produksi PT. SJM. Jelasnya Hirman

Olehnya itu, PT. SJM, telah melanggar UU Nomor 49 tahun 1999, dengan ketentuan hukum pidana dan melanggar pasal 50 huruf E, F, G dan H dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda 5 Milyar rupiah. Tutur Hirman

"Kami dari FORKOM-UHO Kendari, meminta kepada pihak kepolisian Polda Sultra untuk melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Kehutanan Sultra, karena telah melakukan pembiaran kepada PT. SJM yang melakukan penambangan ore nikel secara ilegal di Desa Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara. Juga diminta untuk dilakukan pemeriksaan kepada Dinas ESDM Sultra sebab tidak mengindahkan instruksi dari Kementrian ESDM RI. Terang Hirman

Selain itu, FORKOM-UHO Kendari meminta kepada Kepala Dinas Kehutanan Sultra dan Dinas ESDM Sultra, untuk mengundurkan diri dari jabatannya secara terhormat karena dinilai tidak mampu menjalankan amanah Undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tutupnya Hirman

Laporan Darman

Tidak ada komentar