Header Ads


Breaking News

Tetra Pak dan EcoBali Recycling Rayakan Satu Dekade Dalam Penanganan Sampah Kemasan




PORTALINDO.CO.ID, BALI  - Perayaan satu dekade kolaborasi pengelolaan sampah kemasan antara Tetra Pak Indonesia dan EcoBali Recycling dilangsungkan pada Senin (19/11/2018).

Perayaan satu dekade yang diadakan bertempat di EcoBali Recycling, Jalan Raya Padonan, Desa Tibubeneng, KutaUtara, Badung, Bali ini diikuti seluruh tamu undangan.

Salah satu upaya yang gencar dilakukan selama satu dekade ini terkait dengan penanganan sampahyang didaur ulang untuk meminimalkan pembuangan ke alam.

Reza Andreanto selaku Enviromental Manager Tetra Pak mengatakan, kerja sama ini sudah terjalin sejak 2007 dengan tujuan untuk mamastikan kemasan Tetra Pak yang ada di masyarakat bisa dikumpulkan dan di daur ulang.

"Kolaborasi yang telah kami jalin dengan EcoBali Recycling ini telah menciptakan jaringan pengumpulan, baik melalui jalur formal maupun informal. Dimana sudah mencangkup sebanyak 72 bisnis yang ada di Bali," ujarnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa edukasi ke stockholder sudah dilakukan sehingga dapat menyadarkan akan manfaat daur ulang ini.

EcoBali Recycling yang menerima dan mengumpulkan kemasan Tetra Pakselanjutnya akan dibawa ke pabrik daur ulang yang ada di Tangerang maupun Mojokerto.

Dimana kedua pabrik daur ulang tersebut merupakan perusahaan yang menjalin kerja sama dengan Tetra Pak.

Direktur EcoBali Recycling, I Ketut Merta Adi juga menyampaikan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menangani sampah kemasan ini dan meminimalkan pembuangannya ke alam.Sebagai perusahaan dari Bali, kami tergerak untuk mempromosikan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan menciptakan pengetahuan tentang lingkungan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah," ujarnya.

Ia juga berharap nantinya masyarakat Bali kedepannya bisa mencapai zero waste.

Selain itu, program edukasi yang diberikan di 200 sekolah di tahun 2015 hingga 2018 telah memberikan pengetahuan kepada 18.000 murid serta 5.000 guru dan orang tua.

Dari hal itu, Tetra Pak berhasil mengumpulkan sebanyak 2.200 ton kemasan karton bekas minuman di Bali.

PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Drh Luh Ayu Aryani menambahkan, sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Tetra Pak dan EcoBali Recycling.

"Saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan dalam penanganan sampah kemasan ini. Bali sebagai destinasi wisata dunia wajib menjaga kebersihan sehingga persoalan sampah menjadi sebuah masalah bersama yang harus dituntaskan. Apalagi sampah di Bali pada 2017 mencapai 13 ribu meter kubik," jelasnya. (Titus.Y)

Tidak ada komentar