Header Ads


Breaking News

Seorang Tukan Ojek Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Dikebun Milik Warga Dengan Luka Bacok Serius Di kepala



PORTALINDO.CO.ID,PAPUA/TIMIKA - Seorang tukang ojek yang diketahui bernama La Amran (24), ditemukan tewas di Jalan Freeport Lama, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (1/11) sekira pukul 14.30 WIT siang.

Warga Jalan Perintis, Kota Timika, itu ditemukan sudah tak bernyawa di kebun milik warga dalam kondisi telentang dengan luka bacok serius di kepala dan tangan.

Kepala Kepolisian Sektor Mimika Baru, AKP Pilomina Ida Waymramra, menerangkan peristiwa terjadi ketika korban bersama dua rekannya melintas di Jalan Freeport Lama, Kwamki Narama, hendak mengantar penumpang ke Kota Timika.

Dua rekan korban mengaku sempat dihadang oleh seseorang diduga dalam keadaan mabuk. Namun karena jarak cukup berjauhan, mereka tidak lagi mengetahui keadaan korban yang tak kunjung menyusul dari belakang.

"Ini kami masih dalami, apakah orang yang menghadang atau memanggil korban itu adalah pelaku atau bukan. Belum pasti, karena pada saat kejadian tidak ada orang yang melihat," kata Ida.

Dari keterangan sementara kedua rekan korban, polisi menduga pelaku hanya satu orang yang membawa senjata tajam berupa kapak, parang, atau sejenisnya.

"Pada waktu itu rekan korban sempat melihat korban dipanggil lalu berhenti, tahunya ada yang mau naik ojek. Kemudian dua rekan korban ini lanjut, dia tidak lihat lagi," jelas Ida.

Polisi tidak menemukan kendaraan korban di lokasi kejadian. Sepeda motor korban dengan nomor polisi PA 4394 MP itu diduga ikut dibawa kabur pelaku atau siapapun setelah nyawa korban dihabisi.

"Kemungkinan besar kendaraan korban dirampok, entah pelaku pembunuhan yang bawa kabur atau ada orang lain lagi. Kita masih dalami itu," kata Ida.

Terhadap kejadian tersebut, Ida mengimbau seluruh warga yang menggeluti jasa angkutan ojek agar selalu waspada dan sebaiknya menghindari membawa penumpang ke kawasan-kawasan sepi.

"Karena memang ada segelintir orang yang tidak inginkan Kwamki Narama ini aman. Ada orang-orang tertentu juga yang kita tidak tahu niatnya seperti apa," ujarnya. (Kbr/Kwl)

Tidak ada komentar