Header Ads


Breaking News

Puluhan Remaja Serang Anggota Polisi,Diduga Mabuk,Kedua Belah Pihak Luka-Luka

FOTO Sejumlah remaja diamankan petugas kepolisian usai melakukan penyerangan terhadap petugas.

PORTALINDO.CO.ID, PAPUA - Puluhan massa di Kabupaten Merauke, Papua, diduga menyerang anggota Polisi pada Sabtu 24 November 2018 petang.

Penyerangan yang terjadi di Jalan Maluku, Kompleks Belakang RSUD Merauke. Berdasarkan keterangan Emanuel Jebo, ketua RT setempat, penyerangan terjadi sekitar pukul 18.00 WIT, saat seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor membawa kapak masuk ke kompleks tersebut.

"Melihat hal itu muncul reaksi masyarakat yang berada di sekitar belakang rumah sakit dan langsung menyerang orang tersebut, yang menganggap bahwa orang tersebut merupakan pelaku penculikan anak. Namun orang tersebut berhasil melarikan diri," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M Kamal dalam pernyataan tertulis, Minggu (25/11).

Atas informasi tersebut, Kabag Polres Merauke AKP Leonardo Yoga, bersama 8 anggota, mendatangi tempat kejadian. Setibanya di tempat kejadian Leonardo langsung menemui warga guna menanyakan permasalahan penyerangan tersebut.

Namun, tiba-tiba datang massa kurang lebih 40 orang yang diduga dipengaruh minuman keras (miras) membawa senjata tajam berupa parang, kampak, besi, balok, panah dan sebagian ada yang melakukan provokasi dan mengatakan polisi bekerjasama dengan penculik.

"Massa meminta polisi untuk mundur dan kembali. Kabag Ops mencoba menenangkan massa, namun tidak berhasil. Akhirnya anggota mundur, namun massa sudah tidak bisa dikendalikan kemudian menyerang petugas dan kendaraan dinas Kabag Ops Polres Merauke secara brutal," jelas Kamal.

Akibat aksi warga tersebut, mobil Kabag Ops rusak dan 3 orang anggota terluka. Situasi semakin memanas. Bantuan pun datang dari Mapolres Merauke. Namun massa tetap melakukan penyerangan dengan cara melempar batu, katapel dan menyerang petugas dengan kampak ke arah petugas.

"Dengan situasi demikian, anggota melakukan tembakan peringatan ke atas namun massa tetap menyerang aparat. Kondisi berangsur mereda. Massa bubar dan polisi mengamankan puluhan pemuda untuk dibawa ke mapolres,"  ujar Kamal sebagai mana dikutip Portalindo.co.id di halaman okezone.com Minggu pagi tadi.

Atas kejadian tersebut, selain mobil dinas Kabag Ops rusak parah, lima orang anggota Polres mengalami luka-luka, yakni AKP Leonardus Kabag Ops (mengalami luka gores di pipi sebelah kanan), Bripda Ansar ( luka gores di pergelangan tangan kanan), Bripda Toni Givaru (luka robek di kepala), Bripda Matias Nauce (luka memar pada rusuk kanan) dan Bripda Erik Rivaldo W (bengkak di pergelangan tangan).

Sementara korban dari masyarakat adalah, Melkiar Jebo (20), mahasiswa (luka di bagian dada kiri), dan Bade Basius (20), mahasiswa (luka pada kepala 3 jahitan).

"Korban langsung dibawa ke RSUD Merauke untuk menjalani perawatan, sementara 27 pemuda yang diamankan, masih diperiksa intensif di Mapolres Merauke,"  tutup dia.(Tim)

Tidak ada komentar