Header Ads


Breaking News

Polisi Ciduk Seorang WN Amerika Atas Kepemilikan Sabu dan Ganja Di Surabaya


Portalindo.co.id-Surabaya-Alex Daniel Gems (28), seorang WN Amerika Serikat (AS), Pria yang berprofesi sebagai guru bimbel tersebut di amankan Polisi atas kepemilikan sabu dan ganja.

Sabu dan ganja tersebut ditemukan saat polisi melakukan penggeledahan kamar milik Alex di sebuah Apartemen di kawasan tenggilis mejoyo.

Kasat Reskoba Polresta Surabaya AKBP Indra Mardiana mengatakan penangkapan Alex merupakan pengembangan dari tangkapan sebelumnya terhadap Ed Purwanto (42) alias Komeng, Warga Banyuwangi.

"Dari pengembangan tersangka sebelumnya yakni Komeng, kami geledah Apartemen AD kami temukan 3 linting ganja yang tersimpan di tasnya, "kata indra kepada awak media di polresta surabaya, selasa, (27/11/18).

Alex mengaku mengunakan ganja bersama-sama dengan Edi Purwanto yang berprofesi sebagai pengantar galon.

"Komeng adalah seorang pegawai tukang kirim galon yang sering mengantar air mineral kepada AD di apartemennya.
Keduanya kerap kali mengunakan bersama,"ujar indra.

Indra menambahkan keduanya saling kenal dan akrab. Sebab setiap dua minggu sekali Edi sering mengirimkan air galon mineral. Dari pengakuan mereka, keduanya sering pesta bersama.

Alex sering mengajak Edi berpesta ganja karena keduanya sudah merasa kenal dekat,"kata Indra.

Kepada polisi, Alex mengaku mendapatkan paket sabu dan ganja tersebut dari seorang temannya yang berada di malang. Barang tersebut ia beli seharga Rp.300 ribu. Bahkan Alex mengaku sudah menkonsumsi ganja sejak lima bulan lalu.

Saya tidak tau kalau mengkomsumsi ganja merupakan pelanggaran hukum karena di negara saya diperbolehkan,"ujar Alex.

Meski begitu, polisi tetap memproses secara hukum. Dikatakan oleh Indra, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Konjen Amerika terkait penanganan kasus ini.

"Kami sudah koordimasi dengan pihak Konjen Amerika terkait penangkapan AD, kami akan proses sesuai dengan prosedur. Nanti dideportasi atau tidak, masih belum tahu, hasilnya tunggu persidangan,"ungkap Indra.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni, satu linting ganja seberat 0,68 gram yang di sembunyikan di plafon, satu bungkus biji ganja, satu paket sabu dan satu roll aluminium foil dan dua buah handphone.

Atas perbuatan kedua tersangka, mereka dijerat dengan pasal 132 ayat 1 juncto pasal 127 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan Ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.(aksan)

Tidak ada komentar