Header Ads


Breaking News

Massa Aliansi Cinta NKRI Gelar Aksi Demo,Mengecam Pernyataan Prabowo Soal Pemidahan Kedubes Australia Ke Yerusalem



PORTALINDO.CO.ID, SURABAYA - Massa Aliansi Cinta NKRImengecam pernyataan Prabowo Subianto tentang pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem menyayangkan mereka yang mengklaim sebagai pendukung Prabowo.

Para pendukung Prabowo yang disebut sering mengatasnamakan agama ini justru diam saja saat melihat Palestina menderita.

Bahkan Koordinator Aksi Ahmad Jazuli mengatakan para pendukung Prabowo yang kebanyakan alumni 212 justru meributkan persiapan reuni yang sedianya akan digelar di Monas pada tanggal 2 Desember mendatang.

Menurut Jazuli, mereka juga tak peduli saat Prabowo mengatakan hal-hal yang mengarah pada dukungannya terhadap pemindahan Dubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Kami juga merasa menyesal kepada kelompok-kelompok yang sering bernarasi menjual agama, kemudian politisasi agama untuk mendukung paslon Prabowo-Sandi.

Ini yang sangat kami sayangkan dan kami ucapkan ketika ada persoalan di Palestina saat ini mereka tidak hadir.

Mereka lebih mementingkan reuni politik reuni 212 yang ada di Jakarta," kata Jazuli di sela demonstrasi di depan Konjen Australia, Jalan Ir Soekarno, Surabaya, Jumat (30/11/2018).

Selain itu, Jazuli mengatakan aksi ini juga merupakan bentuk kekecewaannya kepada kelompok 212.

Ia pun meminta agar para pendukung Prabowo tersebut memikirkan ulang bentuk dukungannya karena Prabowo dinilai secara tak langsung menistakan dan mendukung penjajahan di Palestina.

"Ini kekecewaan kami kepada teman-teman yang selalu mempolitisasi agama untuk kepentingan politik.

Kemudian kami meminta kepada para ulama hingga umat Islam yang mendukung Prabowo-Sandi untuk tidak lagi mendukung Prabowo-Sandi karena Prabowo telah menistakan dan mendukung penjajahan Israel di Palestina," lanjutnya.

Untuk itu, Jazuli menegaskan pihaknya akan bekerja sekuat tenaga untuk mengecam Prabowo dan mengajak masyarakat umat Islam di Jatim tak memilih Prabowo.

"Yang terakhir kami pastikan bahwa kami akan bekerja sekuat tenaga, bersama umat Islam di Jawa Timur beserta seluruh elemen masyarakat Jawa Timur untuk mengecam, untuk tidak memilih, untuk mengajak umat Islam tidak memilih Prabowo Sandi. Karena Prabowo sandi notabenenya kelompok calon presiden yang didukung oleh kelompok fundamentalis, kelompok radikalis yang tentunya ini sangat membahayakan bagi negara," pungkasnya.(Sutrisno)

Tidak ada komentar