Header Ads


Breaking News

Insiden: Pos Polisi Wisata Bahari Lamongan Diserang OTK,Satu Polisi Terluka

Foto ilustrasi

PORTALINDO.CO.ID, LAMONGAN - Pos polisi di Wisata Bahari Lamongan (WBL) diserang orang tak dikenal pada Selasa (20/11) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Atas insiden tersebut menyebabkan seorang anggota polisi terluka.

Foto anggota polisi yang terluka 

Kapolres Lamongan, AKBP Feby Hutagalung mengatakan, peristiwa tersebut berasal dari aksi pelemparan oknum tak dikenal itu dengan benda yang membuat kaca pos polisi di kawasan WBL pecah.

Kemudian, petugas piket yang bernama Bripka Andreas Dwi Anggoro mengejar pelaku sampai arah menuju Kabupaten Tuban. Namun saat pengejaran, pelaku yang berboncengan melakukan penyerangan dengan menggunakan katapel kelereng sehingga mengenai mata kanan Andreas.

"Pelemparan kaca Pos Lantas WBL Paciran oleh orang tak dikenal, pelaku pelemparan kemudian dilakukan pengejaran mengarah ke barat ke arah Tuban," katta Feby.

Meski mata kanan terkena serangan, Bripka Andreas terus mengejar pelaku hingga sampai di dusun Bongris, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran. Petugas kemudian menabrakkan sepeda motor miliknya ke sepeda motor pelaku sehingga pelaku terjatuh dan bisa diamankan di Polsek Brondong dan selanjutnya dibawa Ke Polres Lamongan untuk dilakukan interogasi.

Identitas pelaku yang diamankan adalah Eko Ristanto (35) dan M. Syaif Ali Hamdi (17) dengan barang bukti sebuah ketapel, 7 (tujuh) buah kelereng, dan sepeda motor Honda Supra Fit nomor polisi W 2593 RM serta STNK lengkap dengan kunci.

"Adapun rencana tindak lanjut adalah melakukan pendalaman terhadap motif dan profiling para pelaku, olah TKP secara maksimal dan data para saksi, memproses lidik dan sidik, serta menggeledah rumah para pelaku dengan melihat situasi dan kondisi," bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung menyatakan setelah diselidiki, pelaku merupakan pecatan anggota polisi berpangkat Briptu. "Pelaku pecatan polisi, pangkat terakhir Briptu," pungkas Frans Barung.(Sutrisno)

Tidak ada komentar