Header Ads


Breaking News

Bareskrim Polri Sudah Periksa 288 Saksi Kasus Fee 30% Anggaran Sosialisasi Penyuluhan Lingkup Kecamatan Se Kota Makassar



PORTALINDO.CO.ID, MAKASSAR - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terus mendalami kasus fee 30 % anggaran sosialisasi penyuluhan lingkup kecamatan se-Kota Makassar.

Hingga kini, penyidik Bareskrim Polri sudah memeriksa 288 orang saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan mulai 1 Oktober hingga 1 November. Siapa saja?

Mereka yang sudah diperiksa yaitu, 75 peserta sosialisasi, 92 lurah, 29 narsum, empat vendor, dua kurir, 15 camat, 18 kasubbag, 16 DPRD Makassar, empat orang TAPD, empat orang BPKAD Pemkot Makassar dan 15 bendahara.

"Sementara yang belum diperiksa sampai saat ini ada sebanyak 61 orang, campuran tapi kebanyakan lurah. Mereka yang belum diperiksa bukan karena berhalangan namun harus bergantian," ungkap Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Erwanto Kurniadi kepada Rakyatku.Com, Jumat (2/10/2018).

Erwanto Kurnadi enggan berkomentar tentang hasil pemeriksaan yang dilakukan untuk 288 orang tersebut. Namun, ia tidak menampik bahwa akan ada tersangka baru yang menemani mantan kepala BPKAD Kota Makassar Erwin Syafruddin Haiya.

Tersangka baru itu sangat tergantung dari hasil pemeriksaan dan fakta-fakta yang diperoleh oleh penyidik dari hasil pemeriksaan nantinya. Tersangka baru akan muncul setelah semuanya telah diperiksa oleh penyidik.

Sebelumnya, mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar Erwin Syafruddin Haiya sudah ditetapkan sebagai tersangka.(Ria)

Tidak ada komentar