Header Ads


Breaking News

2 Pelaku Penyebaran Hoax Di Sulsel Di Tangkap,Berikut Identitas Pelaku



PORTALINDO.CO.ID, MAKASSAR – Pihak Kepolisian Polda Sulsel menangkap dua pelaku penyebaran hoax. Keduanya adalah warga Kota Makassar.

Pelaku pertama adalah Nurmiyati (23) ditangkap di rumahnya di Jalan Tinumbu, Kota Makassar pada Senin, 5 November 2018 kemarin.

Sementara pada hari yang sama, seorang pelaku lainnya bernama Usman (28) juga diamankan di rumahnya di Jalan Borong Jambu, Perumnas Antang, Kota Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kedua pelaku menyebarkan konten hoax yang berbeda. Yakni Nurmiyati menyebarkan hoax tentang penculikan dan penjualan organ tubuh manusia yang diposting melalui akun Facebook miliknya pada Rabu 21 Maret 2018 lalu.

Sementara Usman, ditangkap karena menyebarkan hoax tentang penculikan anak di Batua Raya, Kota Makassar, pada Sabtu 3 November 2018 lalu.

“Satu lagi atas nama Usman, dia posting tertangkapnya pelaku penculikan anak di Kota Makassar, Sabtu 3 november,” ujar Dicky, Selasa (6/11/2018).

“Postingan daripada usman adalah Penculikan anak di Batua Raya, hati-hatiki, jaga baik-baik anakta,” tambah Dicky yang merinci bunyi postingan salah satu pelaku.

Menurut Dicky, postingan tersebut tidak benar soal penculikan anak. Melainkan seorang terduga pelaku yang diamuk warga lantaran diduga hendak mencabuli anak di bawah umur. Kasus tersebut kemudian ditangani Polsek Manggala.

“Menurut pengakuan tersangka (Usman), ada anak-anak yang diincar. Tapi (postingannya) juga menimbulkan keresahan masyarakat,” katanya.

Atas kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti dari kedua tersangka terutama unit handphone yang digunakan pelaku dalam memposting ke media sosial Facebook miliknya.

Dikatakan Dicky, kedua pelaku terancam pidana penjara dua tahun sebagaimana pasal 15 UU nomor 1 tahun 1946.(Ria)

Tidak ada komentar