Header Ads


Breaking News

Seorang Pasieng yang Masih Duduk Di Bangku SMPN Meninggal Usai Di Suntik,Orang Tua Sempat Mengamuk



Portalindo.co.id, Aceh – Kabar yang sangat tidak mengenakkan berembus dari RSUD Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh. Seorang pasien bedah bernama Alfa Reza (11) dari Desa Pante Ceureumen, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat meninggal pada Sabtu (20/10) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB setelah mendapatkan beberapa kali suntikan dari petugas medis.


Kabar meninggalnya anak yang masih duduk di kelas II SMPN Pante Ceureumen itu merebak cepat, apalagi ayah si pasienbernama Suwardi sempat meluapkan emosi dan memecahkan kaca ruang rawat anak di rumah sakit tersebut.Duka yang menyelimuti keluarga Suwardi berawal pada Jumat (19/10) menjelang sore ketika Alfa bersama familinya memanjat pohon jambu yang tidak jauh dari perkuburan umum di desa itu.

Tiba-tiba Alfa terjatuh menyebabkan paha kiri hingga ke bagian pantatnya tertusuk kayu. Dalam kondisi luka parah, Alfa dilarikan ke Puskesmas Pante Cereumen namun harus dirujuk ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.Di RSUD Cut Nyak Dhien korban ditangani dokter bedah melalui tindakan operasi mengeluarkan dahan kayu yang menancap sekitar 30 cm di paha korban. Pascaoperasi, kondisi korban berangsur membaik. Namun, menjelang ajal menjemputnya pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, pasiendilaporkan sempat disuntik beberapa kali oleh petugas piket malam itu, namun belum diketahui suntikan apa.


Mengetahui anaknya meninggal, Suwardi tak sanggup membendung emosi dan memecahkan kaca ruang anak. Menurut pengakuan keluarga dibenarkan oleh Keuchik Pante Ceureumen, T Nashar beberapa jam pascaoperasi kondisi Alfa semakin membaik bahkan dia terlihat sangat santai sambil bermain game.

“Tapi setelah disuntik beberapa kali, kondisi Alfa memburuk sehingga pada Sabtu dini hari meninggal. Pihak keluarga mendesak kasus kematian pasien yang tidak wajar itu diusut tuntas,” kata ayah korban dibenarkan Keuchik Pante Ceureumen.

Menurut T Nashar, emosi orang tua Alfa, termasuk sumpah serapah keluarga pasienlainnya pada dini hari itu berangsur reda setelah aparat kepolisian dan TNI turun ke lokasi kejadian dan menenangkan keluarga pasien.Hingga Sabtu siang kemarin, keluarga korban belum membuat laporan ke polisi karena harus mengutamakan prosesi pemakaman jenazah almarhum Alfa Reza.

Polisi sita jarum suntik
Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Praksa SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti kasus meninggalnya pasien di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh yang dilaporkan setelah beberapa kali disuntik.

Menurut Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti (BB), di antaranya jarum suntik, obat, dan cairan infus yang digunakan untuk pasienbernama Alfa Reza dari Pante Ceureumen. “Kasus itu sedang dalam proses penyelidikan. Kita akan selidiki dan memastikan apakah ada kesalahan dalam penanganan, pengobatan, dan lainnya,” kata Iptu Isral.(Kbr/Kwl)

Tidak ada komentar