Header Ads


Breaking News

Pemprov DKI Copot Reklame  Yang Langgar Aturan Di Jln Rasuna Said



Portalindo.co.id, Jakarta - Reklame yang melanggar aturan di Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai dicopot. Reklame ini sudah disegel Pemprov DKI karena melanggar konstruksi dan perizinan.

Pantauan Portalindo.co.id, Jumat (19/10/2018), reklame yang lebih dulu dicopot bukan yang di samping gedung KPK, melainkan yang di dekat Royal Kuningan Hotel. Reklame dicopot menggunakan alat berat crane.

Informasi yang dihimpun, pencopotan reklamedimulai pukul 21.00 WIB dan berhasil diturunkan puku 23.47 WIB. Petugas Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran dari Sudin Damkar Jakarta Selatan ikut membantu pencopotan reklame.

Sebelumnya, Kasatpol PP Yani Wahyu menjelaskan ada 16 reklame di Jl Rasuna Said, Jaksel yang akan ditertibkan. Total, ada 60 reklame yang akan disegel lalu akan dicopot atau dipotong.

"Hari ini di Rasuna Said sebanyak 16 titik pemasangan tanda pelanggaran seperti yang telah pak gubernur seremonikan pada pagi hari ini. Besok kan ada 60 berarti tinggal 44, besok 15, besoknya lagi 15 terakhirnya baru 14, bertahap. Sisanya yang 44 itu kan di 5 wilayah kota. Nanti, saya minta kasatpol pp kota untuk memasang tanda pelanggaran seperti yang sekarang ini," jelas Yani.

Sementara, Gubernur DKI Anies Baswedanmengatakan Pemprov DKI akan menyegel 60 papan reklame di Jakarta. Penyegelan ini karena ditemukan pelanggaran-pelanggaran dan tidak memenuhi ketentuan mendirikan papan reklame.

"Mulai hari ini kita tertibkan dan penertiban dimulai dengan pemasangan segel di Jalan Rasuna Said, ada 60 ya nanti akan diberikan segel," kata Anies di Jl Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (19/10).(Alexander)

Tidak ada komentar