Header Ads


Breaking News

Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, OPM Menilai,"Oknum"Kepolisian Menghalangi Aksinya.




Portalindo.co.id, Makassar- Memperingati  hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, yang ke-29, Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) Makassar Melakukan Unjuk Rasa di Jln.Sultan Alauddin Makassar Senim 29/10/18.



Ada beberapa tuntutan yang di sampaikan pada saat Aksi di antaranya; 1.Mereka menuntuk Gubernur Sulawesi Selatan untuk Mencopot Dines Pendidikan yang Dianggap selama ini tidak Mampu Menyelesaikan Problem Pendidikan di Sulawesi Selatan.
2.Pancasila Sebangai Hierarki Tertinggi dan Sumber dari Segala Sumber.
3.Mengutuk Keras Oknum Politik mengatas Namakan Agama demi Arogansi Kekuasaan.
4.Mendesak Pemerintah untuk Mengukap  dalam Terbunuhnya Aktifis Ham, Aktifis Buruh, Dan Penculikan Aktifis 98.
5.Stabilkan Ekonomi, dan stopkan Tenaga Kerja Asin.
6.Ujutkan Nawacita Reforma Agraria, dan stop Perampasan Tanah
7.Nasionalisasikan Asep Negara Indonesia, dan Tegakan UU Pasal 33 Ayat  3

Namun dalam Aksinya ini Ketua OPM Makassar Agung Purba Latowu, Menilai,  bahwa setiap Kami turung Aksi, di Sulawesi Selatan, selalu mengalami tindakan yang tidak menyenangkan, dari Oknum Pihak Kepolisian, tetapi baru kali ini paling Puncaknya, dimana Baru turung dari kendaran untuk merapatkan Barisan, Menyampaikan Orasi satu persatu, namum, Oknum Kepolisian Menghalang halangi, dan mengacaukan Aksinya.

Sehingga ada 5 Jedral Lapangan yang di amangkan pihak Kepolisian diantaranya; Sabaruddin Undin, Kamrin (UIT), Rober Pikki, Luki (Pancasakti), Jon(Pancasakti)

Agung juga menjelaskan bahwa, klau Teman-teman kami tidak di lepaskan maka OPM, Akan turun lagi menutup dua jalur Jln Sultan Alauddin Makassar massa yang lebih banyak lagi.(Amirullah)

Tidak ada komentar