Header Ads


Breaking News

LSM Air Sultra Bersama Pemilik Ahli Waris, Gelar Aksi Terkait Penyerobotan Lahan Oleh Elizabeth Lopulalan



Portalindo.co.id, Kendari Sultra -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Agen Informasi Rakyat (Air) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Ahli Waris Pemilik Tanah, menggelar aksi dugaan penyerobotan lahan miliknya oleh Elizabeth Lopulalan.


Lahan tersebut, yang terletak dikelurahan Tobuuha Kecamatan Mandonga Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Antara Lauto Poto (Pemilik Lahan) dengan Elizabeth Lopulalan (Oknum Penyerobot Lahan).


Pasalnya, pemilik tanah yang sah, atas nama Lauto Poto telah dirugikan atas terbitnya Sertifikat Tanah atas nama Elizabeth Lopulalan seluas 7.156 Meter persegi dan bahkan diatas tanah tersebut telah didirikan bangunan perusahaan UD. Naga Emas dan dipagari oleh oknum tertentu. Ujar Ketua DPD LSM Air, Muh. Farid (19/10)


Berdasarkan bukti-bukti kepemilikan lahan tersebut, LSM Air Sultra sebagai fasilitator untuk menyuarakan dan mengklarifikasi serta menuntut penyelesaian sengketa lahan ini seadil-adilnya, oleh karena itu, aksi yang kami bangun hari ini atas nama Keadilan dan Perlawanan atas kesewenang-wenangan. Terang Muh. Farid


Tambahnya, kami LSM Air Sultra, menuntut kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut Mendesak Kanwil BPN Sultra untuk mengusut BPN Kota Kendari atas terbitnya Sertifikat Tanah yang tidak sesuai dengan prosedur, mendesak Bidang Sengketa BPN Sultra agar melakukan gelar perkara dilapangan bersama BPN Kota Kendari dan LSM Air dan mendesak Kanwil BPN Sultra untuk melakukan Pemblokiran Sertifikat Hak Milik No. 0611 atas Nama Elizabeth Lopulalan. Pungkasnya Ketua DPD LSM AIR Sultra.

Ditempat yang sama, Ahli Waris Kamaruddin Tawang (Pemilik Tanah) mengatakan bahwa sengketa tanah tersebut sementara dalam proses tahap perkara/Perdata di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kendari, sampai saat ini belum ada status keputusan sah terhadap sengketa tanah antara kedua belah pihak jadi belum ada pemenangnya berarti belum ada yang berhak sebagai status pemilik sah dari Putusan Pengadilan," Terang Kamaruddin Tawang

Olehnya itu ia berharap, bahwa diatas sengketa tanah yang telah didirikan bangun Perusahaan UD. Naga Emas Kendari, untuk segera dikosongkan aktivitas dilahan tersebut, kami beri kesemparan dalam kurung waktu selama satu minggu, untuk segera ditinggalkan lahan itu, oleh karena itu, apabila tidak diindahkan permintaan kami, maka kami akan melakukan tindakan tegas untuk menutup aktivitas diatas lahan sengketa tersebut. Harapnya  Kamaruddin Tawang.

Laporan Darman

Tidak ada komentar