Header Ads


Breaking News

LPM Sultra: Minta Untuk Dicopot Kepala KSOP Kendari Sultra



Portalindo.co.id, Kendari Sultra -- Lembaga Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (LPM Sultra), meminta untuk dicopot jabatannya sebagai Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari, Saat menggelar aksi unjuk rasa, (24/10)


Dalam aksinya, koordinator lapangan (Korlap) LPM Sultra, Firman mengungkapkan bahwa proses perpanjangan izin kapal yakni biaya yang dibebankan sesuai aturan adalah Rp 1.500,000, namun yang terjadi para pemilik kapal harus merogoh kocek lebih dalam hingga mencapai Rp 5.000,000. ungkapnya


"Pihak KSOP Kendari, diduga telah melakukan pelanggaran melawan hukum seperti tindak pidana korupsi dan penggelembungan dana dalam pengelolaannya"


Selain itu, proses perpanjangan izin kapal, juga pengadaan bahan bakar untuk kapal patroli yang terus dianggarkan tapi kapal patroli tidak
pernah beroprasi. terangnya


Lanjutnya, Pihak KSOP Kendari juga telah membiarkan beberapa kapal penyeberangan rute pelabuhan nusantara ke pelabuhan lain di Sultra melebihi kapasitas muatan hal tersebut tentunya akan membahayakan penumpang dan awak kapal.

Olehnya itu kami LPM Sultra menuntut dan meminta kepada menteri perhubungan agar mencopot kepala KSOP Kendari dari jabatannya, dan meminta pihak kepolisian memeriksa pihak KSOP Kendari terkait dugaan pungutan liar, serta meminta kepada DPRD Sultra agar mengendakan rapat dengar pendapat dengan pihak KSOP Kendari. Pungkasnya Korlap LPM, Firman.

Saat ini awak media, telah berupaya untuk melakukan klarifikasi kepada pihak KSOP Kendari, namun hingga berita ini tayang belum ada tanggapan dari pihak KSOP tersebut.

Laporan Darman

Tidak ada komentar