Header Ads


Breaking News

Keluarga Bripda M Faturrahman Korban Penganiayan Hingga Meninggal,Menuntut Melalui Kuasa Hukumnya



Portalindo.co.id, Sulawesi Tenggara - Melalui kuasa hukumnya, keluarga Bripda  M Faturrahman yang merupakan korban penganiayaan oleh dua seniornya hinga meninggal dunia, meminta agar kedua tersangka kasus pembunuhan itu diberi sanksi pemberhentian secara tidak hormat atau pemecatan.
.
“Keluarga meminta polisi agar memberi sanksi pemberhentian secara tidak hormat atau pemecatan kepada dua tersangka pembunuh,” ujar kuasa hukum keluarga korban, Asdin Surya.

Untuk diketahui Sidang komisi kode etik (KKE) terhadap dua anggota kepolisian yakni Bripda Fislan dan Bripda Zulfikar telah digelar Bid Propam Polda Sultra, Kamis (25/10)

Pada saat persidangan sembilan saksi yang di hadirkan tidak ragu-ragu memberi kesaksian bahwa kedua polisi itu tidak profesional dan merusak citra institusi. Karena apa yang dilakukan kedua tersangka sangat bertentangan dengan dengan tugas kepolisian, karena tidak dalam konteks pembinaan

Selain itu, kuasa hukum sekaligus keluarga alm M Faturrahman ini melihat, sidang yang dipimpin Kabid Propam Polda Sultra, AKBP Agung AK sudah berjalan adil. Hal itu dilandasi kesesuaian antara keterangan saksi dengan isi berita acara pemeriksaan (BAP)

Laporan Darman
Penulis Umar Dany

Tidak ada komentar