Header Ads


Breaking News

BPJSTK Banuspa Sebut Ada 78 Perusahaan di Nusa Tenggara Menunggak Iuran 



PORTALINDO.CO.ID , DENPASAR –  BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Bali Nusa Tenggara Papua (Banuspa), telah mengantongi 78 badan usaha di Nusa Tenggara, baik Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menunggak iuran pekerja.


Hal ini pun telah diserahkan kepada kejaksaan agar segera ditindaklanjuti.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa, M. Yamin Pahlevi, berharap tunggakan ini bisa dibayarkan hingga akhir tahun 2018.


Berdasarkan datanya, 78 perusahaan ini terdiri dari 77 perusahaan di wilayah NTB dengan tunggakan hingga Rp 46,4 juta, dan satu perusahaan di NTT dengan tunggakan hingga Rp 425,4 juta.

“Makanya kami monitoring evaluasi terus, salah satunya dengan penyerahan surat kuasa khusus dari BPJS Ketenagakerjaan ke Kejaksaan NTT dan NTB,” jelasnya dalam siaran pers  Bali, Rabu (24/10/2018).

Termasuk akan dilihat dari piutang ini datang dari perusahaan wajib yang belum daftar, dan perusahaan yang daftar sebagian.

BPJSTK pun berharap pengacara negara menindaklanjuti temuan ini.

Berdasarkan datanya, dari 77 perusahaan di NTB setidaknya ada 398 orang tenaga kerja.

Dan hingga saat ini, telah ada 22 perusahaan yang membayar tunggakan dengan nominal mencapai Rp 28,4 juta untuk 28 tenaga kerja.(Titus)

Tidak ada komentar