Tim Transisi Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman Mulai Berkantor Di Bappaeda Sulsel
Cari Berita

Tim Transisi Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman Mulai Berkantor Di Bappaeda Sulsel

Monday, July 23, 2018

Pasangan Prof Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman (Media Online Portalindo.co.id) 



Portalindo.co.id,Makassar - Tim Transisi Prof Andalan (Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman) mulai berkantor di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (23/7/2018).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov Sulsel, Jufri Rahman telah menerima laporan tim transisi akan berkantor di Bappeda selama beberapa hari ke depan.Mereka melakukan sinkronisasi program pemerintah dan program Nurdin dan Sudirman sebagai pemenang Pilgub Sulsel 2018.

"Saya di telepon Pak Taufik, Senin siang mereka ke kantor (Bappeda)," katanya via telpon, Minggu (22/7/2018).Jufri menyebutkan, sinkronisasi dianggap penting secara Konstitusional.Pasalnya juga, untuk memperlihatkan 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, pasca Pilkada serentak.

Janji politik saat masa-masa kampanye tentunya menjadi, perhatian publik untuk diwujudkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih.Ia menambahkan, rapat perdana ini, setelah digelar pertemuan tertutup antara Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (terpilih) Sudirman Sulaiman dengan Pj Gubernur Sulsel Sumarsono di Rujab Gubernur Sulsel, baru ini.

Ketua DPRD Sulsel HM Roem mengatakan, pihaknya dan Pj Gubernur Sulsel telah duduk bersama membahas program kerja Gubernur terpilih, untuk di sinkronisasi dengan program pemerintah.Menurutnya, program pemerintah yang sudah ada menjadi wajib untuk dilanjutkan.Adapun program yang dimiliki oleh Prof Andalan kata Roem, sebagai penyempurnaan program pemerintah, dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Jadi intinya semua program berjalan. Program RPJMD menjadi acuan kerja, dan program yang baru sebagai penyempurna," ujar Roem.Ia pun membeberkan, pekan ini pihaknya akan mengundang pihak Prof Andalan untuk ikut dalam rapat pembahasan anggaran pokok tahun 2019.(kwl/Kbr)